Usai Balon China, Jet Tempur F-22 AS Tembak Jatuh Benda Misterius di Langit Alaska
Sabtu, 11 Februari 2023 - 04:16 WIB
loading...
Jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat tembak jatuh benda misterius yang terbang tinggi di atas wilayah udara Alaska. Foto/USAF
A
A
A
WASHINGTON - Jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat (AS) telah menembak jatuh benda misterius yang terbang tinggi di langit Alaska, Jumat waktu setempat. Ini hanya berselang kurang dari seminggu setelah mereka menembak jatuh balon mata-mata China yang terbang di atas daratan Amerika.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan benda misterius tersebut dilacak oleh Pentagon di atas wilayah udara Alaska dalam 24 jam terakhir dan ditembak jatuh dalam satu jam terakhir.
“Benda itu terbang di ketinggian 40.000 kaki (12 km) dan menimbulkan ancaman yang masuk akal bagi keselamatan penerbangan sipil,” katanya, seperti dikutip AFP, Sabtu (11/2/2023).
“Karena sangat berhati-hati, atas rekomendasi Pentagon, presiden [Joe] Biden memerintahkan militer untuk menjatuhkan benda tersebut," lanjut Kirby.
Baca juga: AS Tembakkan Rudal Antarbenua setelah Pangkalan Nuklirnya Diintai Balon China
Itu terjadi kurang dari seminggu setelah jet tempur AS menembak jatuh balon mata-mata China di atas Samudra Atlantik, lepas pantai Carolina Selatan, setelah terbang di atas situs senjata nuklir Amerika yang sensitif di Montana.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan benda misterius tersebut dilacak oleh Pentagon di atas wilayah udara Alaska dalam 24 jam terakhir dan ditembak jatuh dalam satu jam terakhir.
“Benda itu terbang di ketinggian 40.000 kaki (12 km) dan menimbulkan ancaman yang masuk akal bagi keselamatan penerbangan sipil,” katanya, seperti dikutip AFP, Sabtu (11/2/2023).
“Karena sangat berhati-hati, atas rekomendasi Pentagon, presiden [Joe] Biden memerintahkan militer untuk menjatuhkan benda tersebut," lanjut Kirby.
Baca juga: AS Tembakkan Rudal Antarbenua setelah Pangkalan Nuklirnya Diintai Balon China
Itu terjadi kurang dari seminggu setelah jet tempur AS menembak jatuh balon mata-mata China di atas Samudra Atlantik, lepas pantai Carolina Selatan, setelah terbang di atas situs senjata nuklir Amerika yang sensitif di Montana.
Lihat Juga :