Ulama Syiah Irak: Gempa Turki-Suriah 'Hukuman Ilahi' untuk Respons Lemah Pembakaran Al-Quran

Jum'at, 10 Februari 2023 - 09:44 WIB
loading...
Ulama Syiah Irak: Gempa...
Ulama Syiah Irak Moqtada al-Sadr memicu kemarahan setelah menyebut gempa bumi di Turki-Suriah hukuman Illahi. Foto/Reuters
A A A
BAGHDAD - Ulama Syiah Irak, Muqtada al-Sadr, memicu kemarahan di dunia maya setelah menyebut gempat dahsyat yang melanda Turki dan Suriah pada Senin lalu dipicu oleh lemahnya respons negara-negara Arab dan Muslim atas pembakaran al-Quran di Eropa.

Sadr sebelumnya memposting pernyataan belasungkawa kepada rakyat Turki dan Suriah setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda Turki selatan pada Senin pagi.

Sadr sebelumnya memposting pernyataan belasungkawa kepada rakyat Turki dan Suriah, setelah gempa berkekuatan 7,8 melanda Turki selatan pada Senin pagi.

“Jika negara-negara Arab dan Muslim telah mengambil sikap terhormat dalam membela al-Quran yang mulia… bahkan jika itu pada tingkat seperti menutup kedutaan Swedia di negara mereka atau mengurangi perwakilan diplomatik, Tuhan Yang Maha Esa tidak akan mengirimkan pesan (gempa dahsyat)," tulisnya di Twitter pada Selasa lalu seperti dikutip dari New Arab, Jumat (10/2/2023).

Baca: Dikecam Keras, Keputusan Turki Blokir Akses Twitter Selama 12 Jam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa lalu mengatakan gempa itu adalah bencana "terburuk" yang pernah dialami negara tersebut.

Gempa itu memiliki efek menghancurkan yang sama di wilayah luas di Suriah utara, yang telah menderita konflik 12 tahun dan krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Jadi untuk berapa lama? Berapa lama lagi jarak dari Tuhan, kitab suci-Nya dan kesucian-Nya?" tanya al-Sadr, saat dia mencela "pembakaran Taurat yang tidak dapat diterima oleh sebagian Muslim" sebagai tanggapan atas pembakaran al-Quran.

Negara-negara Arab dan Muslim di seluruh dunia mengecam pembakaran kitab suci umat Islam pada bulan lalu di Stockholm oleh aktivis anti-Islam Rasmus Paludan, seorang berkebangsaan ganda Denmark-Swedia.

Baca: Korban Gempa Turki Marah atas Respons Lamban Erdogan: di Mana Negara?

Dia melakukan protes di Stockholm dan Kopenhagen di luar masjid dan kedutaan Turki, pada saat Turki dan Swedia menyaksikan ketegangan yang meningkat atas tawaran negara yang disebut terakhir untuk bergabung dengan NATO, yang sejauh ini ditolak oleh Ankara.

“Jika umat Islam tidak mengambil sikap serius dan nyata, mereka tidak akan kebal dari malapetaka, dan kita telah melihat dengan mata kepala sendiri malapetaka yang menimpa Eropa setelah mereka melegalkan komunitas LGBT, tetapi bagaimana perasaan mereka?” al-Sadr menambahkan ke postingan Twitter-nya, saat dia menambahkan kutipan dari al-Quran.

Beberapa pengguna Twitter mengecam Sadr karena cuitannya, dengan banyak yang menganggap menyalahkan Tuhan atas bencana semacam itu tidak peka dan tidak masuk akal.

"Mengapa gempa bumi tidak terjadi di Swedia? Mengapa terjadi di Turki, yang merupakan negara pertama yang mengecam (pembakaran al-Quran)?" tanya seorang netizen.

Baca: Presiden Taiwan Sumbangkan Gaji untuk Korban Gempa Turki, Suriah Tak Disinggung

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hina Umat Islam, Pemukim...
Hina Umat Islam, Pemukim Israel Bakar Salinan Al-Quran di Yerusalem
Sosok Valentina Gomez,...
Sosok Valentina Gomez, Politisi AS yang Bakar Al-Qur'an Sambil Caci Maki Umat Islam
Viral! Politisi AS Bakar...
Viral! Politisi AS Bakar Al-Qur'an, Sesumbar Ingin Akhiri Islam di Texas
Al Quran Dibakar dan...
Al Quran Dibakar dan Ditaruh di Luar Masjid di Prancis
Pria Bakar Al-Quran...
Pria Bakar Al-Qur'an Sambil Menghina Islam Didenda Rp5,2 Juta, Pendukungnya Sebut Kebebasan Berekspresi
Politikus Denmark Bakar...
Politikus Denmark Bakar Alquran di Depan Kedubes Turki
Tak Mampu Deteksi Gempa...
Tak Mampu Deteksi Gempa Bumi, Google Kembali Ubah Algoritma
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
5 Hewan yang Namanya...
5 Hewan yang Namanya Diabadikan dalam Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved