Konvoi Pertama Bantuan PBB Memasuki Wilayah Terdampak Gempa di Suriah

Jum'at, 10 Februari 2023 - 02:30 WIB
loading...
Konvoi Pertama Bantuan...
Konvoi Pertama Bantuan PBB Memasuki Wilayah Terdampak Gempa di Suriah. FOTO/Reuters
A A A
DAMASKUS - Konvoi pertama bantuan PBB sejak gempa berkekuatan 7,8 skala richter melanda pada awal pekan ini, telah menyeberang ke barat laut Suriah dari Turki . Hal itu diungkapkan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

“Enam truk barang-barang tempat berlindung dan barang-barang non-makanan, termasuk selimut dan perlengkapan kebersihan mencapai Bab al-Hawa pada Kamis (9/2/2023), satu-satunya penyeberangan perbatasan yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB untuk pengiriman bantuan,” sebut pernyataan OCHA.

Baca: Kerugian Ekonomi Akibat Gempa Dahsyat Turki-Suriah Diprediksi Rp60 Triliun

“Operasi bantuan lintas batas PBB telah diaktifkan kembali hari ini,” kata Sanjana Quazi, Kepala OCHA di Turki, kepada Al Jazeera.

“Kami lega bahwa kami dapat menjangkau orang-orang di barat laut Suriah dalam waktu yang mendesak ini. Kami berharap operasi ini berlanjut karena ini adalah jalur kemanusiaan dan satu-satunya saluran yang dapat diskalakan,” lanjutnya.

Konvoi berikutnya akan mengangkut berbagai jenis bantuan yang disediakan oleh berbagai badan PBB, seperti pasokan medis dan bahan makanan.

Aliran bantuan kemanusiaan untuk sementara terganggu sejak gempa dini hari pertama terjadi pada Senin, karena masalah logistik dan kerusakan jalan yang menghubungkan Gaziantep ke pusat transhipment PBB di Hatay.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved