Biden: Amerika Tidak Mencari Konflik dengan China
Jum'at, 10 Februari 2023 - 01:30 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden mengaku negaranya tidak mencari konflik dengan China. FOTO/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak mencari konflik dengan China , meskipun ketegangan meningkat atas jatuhnya balon pengintai China pekan lalu di wilayah udaranya. Hal itu diungkapkan Presiden Joe Biden kepada lembaga penyiar AS, PBS.
"Kami akan bersaing sepenuhnya dengan China, tapi kami tidak mencari konflik - dan itulah yang terjadi sejauh ini," kata Biden, Rabu (8/2/2023).
Baca: Biden Sebut Xi Jinping Hadapi Masalah Besar, China Marah
Meski begitu, presiden AS membuat marah Beijing dengan mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping memiliki "masalah besar", termasuk "ekonomi yang tidak berfungsi dengan baik".
“Jenis retorika dari AS ini sangat tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan etiket diplomatik dasar,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada wartawan pada Kamis (9/2/2023). Ia juga mengatakan Beijing “sangat tidak puas”.
Penampakan balon tersebut, yang menurut pejabat AS merupakan bagian dari armada mata-mata yang menjangkau lima benua, telah menyebabkan pertikaian diplomatik antara kedua negara. Salah satu imbasnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menunda perjalanan ke Beijing.
Blinken mengatakan bahwa balon pengintai yang dicurigai adalah "pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan kita". Diplomat top mengatakan bahwa AS memberikan data kepada sekutu karena dinilai menemukan puing-puing.
"Kami akan bersaing sepenuhnya dengan China, tapi kami tidak mencari konflik - dan itulah yang terjadi sejauh ini," kata Biden, Rabu (8/2/2023).
Baca: Biden Sebut Xi Jinping Hadapi Masalah Besar, China Marah
Meski begitu, presiden AS membuat marah Beijing dengan mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping memiliki "masalah besar", termasuk "ekonomi yang tidak berfungsi dengan baik".
“Jenis retorika dari AS ini sangat tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan etiket diplomatik dasar,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning kepada wartawan pada Kamis (9/2/2023). Ia juga mengatakan Beijing “sangat tidak puas”.
Penampakan balon tersebut, yang menurut pejabat AS merupakan bagian dari armada mata-mata yang menjangkau lima benua, telah menyebabkan pertikaian diplomatik antara kedua negara. Salah satu imbasnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menunda perjalanan ke Beijing.
Blinken mengatakan bahwa balon pengintai yang dicurigai adalah "pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan kita". Diplomat top mengatakan bahwa AS memberikan data kepada sekutu karena dinilai menemukan puing-puing.
Lihat Juga :