UE Beri Bantuan pada Pengungsi Rohingnya di Aceh
Rabu, 15 Juli 2020 - 15:18 WIB
loading...
UE menggelontorkan dana sebesar 35 ribu Euro untuk bantuan kemanusiaan kritis kepada 99 imigran Rohingya yang diselamatkan dan diizinkan mendarat di Indonesia. Foto/Sindonews
A
A
A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) menggelontorkan dana sebesar 35 ribu Euro atau sekitar Rp. 573 juta untuk bantuan kemanusiaan kritis kepada 99 imigran Rohingya yang diselamatkan dan diizinkan mendarat di Indonesia setelah lebih dari 120 hari di laut. Bantuan itu disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Bantuan itu, menurut UE, ditujukan untuk untuk bantuan air bersih, fasilitas sanitasi, perawatan kesehatan, dukungan psikososial, serta bahan-bahan penting, seperti alas tidur dan selimut, barang-barang higenis dan alat pelindung diri.
( Baca juga: UE Puji Langkah Indonesia Terima Pengungsi Rohingnya )
"Tim PMI juga akan melakukan sosialisasi kebersihan, dengan fokus pada virus corona dan demam berdarah. Selain itu, dana mendukung upaya untuk memulihkan kontak antara anggota keluarga yang terpisah," kata UE dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Rabu (15/7/2020).
"Dana kemanusiaan ini adalah bagian dari kontribusi Uni Eropa untuk Dana Darurat Penanggulangan Bencana yang dikelola Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah," sambungnya.
Bantuan itu, menurut UE, ditujukan untuk untuk bantuan air bersih, fasilitas sanitasi, perawatan kesehatan, dukungan psikososial, serta bahan-bahan penting, seperti alas tidur dan selimut, barang-barang higenis dan alat pelindung diri.
( Baca juga: UE Puji Langkah Indonesia Terima Pengungsi Rohingnya )
"Tim PMI juga akan melakukan sosialisasi kebersihan, dengan fokus pada virus corona dan demam berdarah. Selain itu, dana mendukung upaya untuk memulihkan kontak antara anggota keluarga yang terpisah," kata UE dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Rabu (15/7/2020).
"Dana kemanusiaan ini adalah bagian dari kontribusi Uni Eropa untuk Dana Darurat Penanggulangan Bencana yang dikelola Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah," sambungnya.
Lihat Juga :