Ada Indikasi Putin Suplai Rudal yang Menembak Jatuh Pesawat MH-17

Kamis, 09 Februari 2023 - 04:18 WIB
loading...
A A A
Namun tim investigator internasional menambahkan tidak diketahui apakah permintaan tersebut secara eksplisit menyebutkan sistem yang digunakan untuk menembak jatuh MH17.

"Meskipun kami berbicara tentang indikasi kuat, bukti lengkap dan konklusif yang tinggi tidak tercapai," kata para penyelidik.

"Selain itu, Presiden menikmati kekebalan dalam posisinya sebagai Kepala Negara," sambung tim penyelidik.

Tim Investigasi Gabungan (JIT) terdiri dari anggota dari Belanda, Australia, Belgia, Malaysia, dan Ukraina - negara-negara yang paling parah terkena dampak penembakan MH17.

Tim tersebut ingin membuktikan identitas awak rudal tersebut, dan siapa yang berada dalam rantai komando, namun mengakui hal itu tidak mungkin dilakukan untuk saat ini.

"Kami akan berusaha menggunakan semua mekanisme hukum internasional yang ada untuk membawa (Putin) ke pengadilan terkait MH17," kata Jaksa Agung Ukraina Andriy Kostin.

Piet Ploeg kehilangan saudara laki-lakinya, istri saudara laki-lakinya, dan keponakannya di MH17. Dia mengatakan dia senang jaksa telah meletakkan bukti mereka untuk keterlibatan Putin.

Baca: Intel Ukraina Pantau Pergerakan Aset Tempur Senjata Nuklir Rusia

"Semua berita yang kami dengar tentang Putin dan keterlibatan pribadinya dalam menjatuhkan MH17 - memfasilitasi dengan senjata berat, fakta bahwa dia memutuskan secara pribadi untuk menyerahkan senjata berat ... kami selalu mengira dia melakukannya, tetapi sekarang kami mendengar dia melakukannya," katanya kepada BBC.

"Dia tidak bisa dituntut karena dia kepala negara, tapi dunia tahu," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved