Mantan Penjajah Afrika Ngamuk Tuduh Rusia Berperilaku Neokolonial

Sabtu, 04 Februari 2023 - 06:01 WIB
loading...
Mantan Penjajah Afrika...
Demonstran memegang poster untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Pemimpin Junta Ibrahim Traore dan menuntut kepergian duta besar Prancis di Place de la Nation di Ouagadougou, Burkina Faso, 20 Januari 2023. Poster itu berbunyi, Prancis harus pergi. Fo
A A A
PARIS - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis mengklaim Rusia mengancam kedaulatan beberapa negara Afrika dan membahayakan populasi mereka.

Tuduhan itu muncul setelah Moskow mengomentari keputusan baru-baru ini oleh Mali dan Burkina Faso untuk mengusir pasukan Prancis dari wilayah mereka.

Pada konferensi pers pada Kamis (2/2/2023), juru bicara Quai d'Orsay Anne-Claire Legendre menuduh Rusia "terlibat politik neokolonial" di Afrika dan mengatakan "tentara bayaran" Moskow yang beroperasi di benua itu membahayakan "keamanan penduduk Afrika."

Sehari sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengatakan Paris terus memperlakukan negara-negara Afrika "dari sudut pandang masa lalu kolonialnya."

“Kolonialisme Prancis di benua Afrika telah berakhir. Era ketika negara-negara Afrika harus bertanya kepada seseorang, khususnya Prancis, sebelum membuat keputusan berdaulat telah berakhir,” tegas Zakharova kepada Anadolu Agency pada konferensi pers di Moskow.

Baca juga: Sangar! Tank Tercanggih Rusia Ganas Hancurkan Target Berjarak 5.000 Meter

“Kami tidak tertarik dengan apa yang mereka katakan di Paris. Kami tertarik dengan apa yang dikatakan masing-masing negara dan Uni Afrika,” ujar Zakharova tanpa beban.

Bulan lalu, Paris dengan enggan menyetujui tuntutan Burkina Faso agar semua pasukan Prancis meninggalkan negara itu dalam waktu 30 hari.

Pada protes di Ouagadougou, para demonstran mengecam bekas kekuasaan kolonial Prancis dan mengibarkan bendera Rusia.

Baca juga: Luar Biasa! China Pamer Jet Tempur Generasi Keenam yang Tanpa Ekor

Mali yang bertetangga, juga bekas jajahan Prancis, mengusir misi militer Prancis enam bulan sebelumnya.

Mali tidak senang dengan kurangnya keberhasilan dalam perjuangan sembilan tahun melawan Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) dan afiliasi Al-Qaeda. Paris menyalahkan Moskow atas perubahan hati Bamako.

Bekas koloni Prancis lainnya, Republik Afrika Tengah (CAR), adalah yang pertama menunjukkan pintu keluar ke Paris dan mengundang perusahaan militer swasta Rusia, Wagner Group, untuk membantu mengatasi konflik sektariannya.

Sementara kekuatan Barat mengecam Wagner Group sebagai ancaman terhadap "hak asasi manusia" di CAR, pemerintah di Bangui mengatakan Rusia "menyelamatkan" negara itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved