3 Bulan Mengambang, Brasil Akan Tenggelamkan Kapal Induk Hantu

Kamis, 02 Februari 2023 - 08:37 WIB
loading...
3 Bulan Mengambang,...
Angkatan Laut Brasil akan tenggelamkan Kapal Induk SaoPaulo yang telah mengambang di lepas pantai selama tiga bulan. Foto/Military-Today
A A A
BRASILIA - Angkatan Laut Brasil akan menenggelamkan sebuah kapal induk "hantu" era 1960 setelah mengambang di lepas pantai selama tiga bulan.

Kapal Induk SaoPaulo mengambang di lepas pantai selama tiga bulan sejak Turki menolaknya masuk untuk dilenyapkan karena bisa mencemari lingkungan.

Ia dianggap sebagai kapal induk "hantu" karena telah ditinggalkan para awaknya.

Angkatan Laut Brasil pada hari Rabu mengatakan kapal itu akan ditenggelamkan di perairan Samudra Atlantik yang berada di bawah yurisdiksi Brasil.

Baca juga: Ukraina: Satu-satunya Kapal Induk Rusia Sangat Buruk, Bergerak Pun Tak Bisa

Kapal Induk SaoPaulo seberat 32.000 ton telah ditarik oleh kapal tunda ke Eropa tetapi tidak melewati selat Gibraltar, dan dikembalikan melintasi Atlantik setelah Turki memutuskan bahwa kapal itu adalah bahaya bagi lingkungan.

Angkatan Laut Brasil, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa kapal tersebut kemasukan air dan berisiko tenggelam sehingga belum diizinkan berlabuh di pelabuhan Brasil.

Meskipun ada permintaan dari Menteri Lingkungan Marina Silva untuk tidak menenggelamkan kapal induk tersebut, Angkatan Laut mengatakan tidak punya pilihan selain menenggelamkannya di perairan sekitar 5.000 meter (2.700 depa) sedalam 350 kilometer (217,48 mil) lepas pantai di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Brasil.

Menurut Angkatan Laut, lokasi itu jauh dari kawasan perlindungan lingkungan dan bebas dari kabel komunikasi bawah laut.

“Mengingat kondisi terapung yang memburuk dan tenggelamnya kapal yang tidak terkendali, tidak ada pilihan lain selain membuang lambung kapal dan menenggelamkannya dengan cara yang direncanakan,” katanya, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/2/2023).

Angkatan Laut telah merencanakan untuk menenggelamkan kapal induk itu pada hari Rabu di laut tetapi jaksa penuntut umum berusaha untuk menghentikan tenggelamnya kapal di perairan Brasil dengan alasan ancaman lingkungan yang ditimbulkannya, termasuk berton-ton asbes yang digunakan untuk panel di dalam kapal.

Seorang hakim federal pada Rabu sore menolak permintaan jaksa penuntut umum untuk perintah seperti itu dengan alasan bahwa Angkatan Laut telah mempertimbangkan dampak lingkungan terhadap faktor-faktor lain.

Kapal induk kelas Clemenceau itu melayani Angkatan Laut Prancis dari tahun 1963 hingga 2000 sebagai Foch, yang mampu membawa 40 pesawat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved