Israel Pertimbangkan Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke Ukraina

Kamis, 02 Februari 2023 - 06:45 WIB
loading...
Israel Pertimbangkan...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan rudal Iron Dome ke Ukraina guna melawan invasi Rusia. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Israel sedang mempertimbangkan untuk mengirim beberapa sistem pertahanan rudal, termasuk Iron Dome , ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia .

Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengatakan hal itu dalam sebuah wawancara dengan CNN.

"Ya, saya tentu saja memeriksanya," kata Netanyahu ketika ditanya apakah Israel dapat mengirim sistem pertahanan udara ke Ukraina.

Baca juga: Ukraina Kembali Minta Sistem Iron Dome, Begini Jawaban Israel

Dia juga membenarkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah memindahkan stok amunisi artileri dari wilayah Israel ke Ukraina.

"Amerika Serikat mengambil sebagian besar amunisi Israel dan mengirimkannya ke Ukraina," katanya, yang dilansir Kamis (2/2/2023).

Netanyahu menambahkan bahwa negaranya juga membantu Ukraina dengan mencegah produksi senjata di Iran.

"Saya tidak akan merinci, tetapi Israel bertindak dengan cara tertentu melawan produksi senjata Iran yang digunakan melawan Ukraina," katanya.

Pada November lalu, Menteri Pertahanan Israel saat itu; Benny Gantz, mengatakan Israel sama sekali tidak memiliki kemampuan produksi untuk memasok Kiev dengan sistem Iron Dome.

"Skala produksi kami lebih rendah dari kebutuhan ekspor. Kami tidak memiliki basis produksi yang cukup besar untuk apa yang dibutuhkan Ukraina," kata Gantz.

“Bahkan jika diputuskan untuk mengubah kebijakan, tidak mungkin bagi kami untuk mengosongkan sistem pertahanan udara kami. Pembicaraan ini panas,” imbuh Gantz.

Baca juga: Takut Direbut Rusia, Israel Tolak Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke Ukraina

Gantz merupakan menteri pertahanan dari kabinet Perdana Menteri Naftali Bennett dan Yair Lapid, pendahulu Netanyahu. Posisi Gantz sekarang diisi oleh Yoav Gallant.

"Kami memeriksa setiap hari apa yang bisa dilakukan dan bagaimana memperluas bantuan kami, tetapi kami tidak boleh lupa bahwa NATO berdiri di belakang Ukraina," papar Gantz kala itu.

Kiev telah berulang kali menuntut bantuan militer dari Israel, yang terakhir berfokus pada sistem pertahanan Iron Dome dan Arrow.

Bulan lalu, Duta Besar Ukraina di Tel Aviv, Evgeny Korniychu, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa AS harus menekan Israel agar memberikan senjata kepada Ukraina. Menurutnya, Amerika satu-satunya negara yang didengarkan Israel.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved