Psywar, TV Rusia Rilis Video Penghancuran Tank Abrams AS

Minggu, 29 Januari 2023 - 09:01 WIB
loading...
Psywar, TV Rusia Rilis...
AS memutuskan untuk mengirimkan 31 tank Abrams ke Ukraina. Foto/Al Arabiya
A A A
MOSKOW - Salah satu stasiun televisi Rusia melancarkan psywar atas keputusan Amerika Serikat (AS) mengirimkan tank Abrams ke Ukraina . Mereka mencemooh tank kebanggaan AS itu dan potensinya membuat perbedaan di medan perang.

Dalam sebuah video, narator stasiun televisi itu menggambarkan bagaiman tank Abrams digunakan oleh Arab Saudi selama perang saudara di Yaman di mana mereka mengalami kerugian besar. Di samping gambar ledakan yang tidak diketahui, sang narator mengatakan bahwa tank tersebut telah ditembak jatuh oleh sistem roket artileri Soviet dan rentan terhadap senjata modern.

Narator itu kemudian mengatakan bahwa tank T-90 Rusia memiliki jarak tembak yang lebih baik daripada Abrams AS dan juga jauh lebih ringan serta lebih murah daripada kendaraan Amerika.

Narator juga mencatat bagaimana media Barat melaporkan bahwa Rusia akan menggunakan tank terbarunya T-14 Armata dalam pertempuran, meskipun pejabat pertahanan Inggris mengatakan bahwa kendaraan ini telah dirundung masalah teknis dan banyak yang berada dalam "kondisi buruk".

Baca: Habis-habisan Bela Ukraina, Barat Akan Kirim Lebih dari 300 Tank

Tetapi narator Rusia memberikan alat peraga Armata, dengan mengatakan bahwa mereka adalah kendaraan berteknologi tinggi dengan sensor kompleks, pemancar data, dan drone on-board.

Video itu di-tweet pada hari Sabtu oleh Anton Gerashchenko, penasihat kementerian urusan dalam negeri Ukraina. Mengejek perbandingan segmen tank, Gerashchenko menulis: "'Tank Rusia jauh lebih baik daripada tank Abrams!', Propaganda Rusia mendapat tugas baru," seperti dilansir dari Newsweek, Minggu (29/1/2023).

Pengiriman tank Abrams dari AS adalah bagian dari janji Barat untuk membantu Ukraina dengan tank, dengan Jerman mengumumkan akan memberikan Kiev Leopard 2 dan Inggris memberikan 14 tank Challenger 2.

Baca: Brasil Dilaporkan Tolak Jual Amunisi Tank ke Ukraina

Tank Abrams membutuhkan bahan bakar jet dan pensiunan Angkatan Darat AS Kolonel Michael Linick, analis di think tank RAND Corporation, mengatakan kepada Forces.net bahwa tank AS akan membutuhkan jalur logistik bahan bakar terpisah yang tidak diperlukan untuk Leopard dan Challenger 2.

Tank Abrams juga digambarkan oleh Presiden Joe Biden sebagai kendaraan yang sangat rumit untuk dioperasikan dan dipelihara, yang berarti AS perlu memberikan pelatihan dan pemeliharaan tambahan.

Mantan perwira intelijen militer Inggris Philip Ingram mengatakan bahwa masalah bagi Abrams adalah rantai logistik, termasuk suku cadang dan amunisi lainnya.

"Semua sistem elektronik dan optik mereka berbeda sehingga persyaratan pemeliharaan teknologi sangat besar tetapi itu sudah direncanakan sebagai bagian dari paket," katanya kepada Newsweek.

Baca: Menlu Ukraina Berharap Indonesia Terlibat Proses Perdamaian
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved