Brasil Dilaporkan Tolak Jual Amunisi Tank ke Ukraina

Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:44 WIB
loading...
Brasil Dilaporkan Tolak...
Surat kabar Brasil Folha de Sao Paulo melaporkan Presiden Lula da Silva menolak tawaran untuk menjual amunisi tank ke Jerman buat digunakan di Ukraina. Foto/Reuters
A A A
BRASILIA - Surat kabar Brasil Folha de Sao Paulo melaporkan Presiden Lula da Silva menolak tawaran untuk menjual amunisi tank ke Jerman buat digunakan di Ukraina. Seorang kritikus vokal terhadap kebijakan Barat terhadap Ukraina, Lula telah berusaha untuk tetap netral dalam konfliknya dengan Rusia.

Presiden Brasil diduga menolak permintaan tersebut pada pertemuan dengan kepala pertahanan Brasil dan Menteri Pertahanan Jose Mucio pekan lalu. Menurut sumber surat kabar itu, komandan angkatan darat Julio Cesar de Arruda mengatakan kepada Lula bahwa Jerman ingin membeli peluru senilai kurang dari USD5 juta atau sekitar Rp74,8 miliar untuk tank Leopard 1-nya.

Lula dilaporkan mempertimbangkan untuk meminta Berlin buat menjamin bahwa negara itu tidak akan mengirim amunisi ke Ukraina, tetapi akhirnya menolak tawaran tersebut, dengan alasan bahwa tidak ada gunanya memprovokasi Rusia, seperti yang dilaporkan Folha de Sao Paulo yang dilansir dari Russia Today, Sabtu (28/1/2023).

Baca: Tak Tanggung-tanggung, Polandia Siap Kirim 60 Tank Tempur ke Ukraina

Kurang dari seminggu kemudian, Jerman secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan kekuatan tank tempur utama Leopard 2 ke Ukraina, dan akan mengizinkan negara lain yang mengoperasikan tank itu untuk memindahkannya ke Kiev. Tidak jelas apakah amunisi yang dirujuk oleh Folha kompatibel dengan generasi kedua tank Leopard.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved