Akhirnya Luluh, Jerman Dilaporkan Bakal Kirim Tank Leopard ke Ukraina

Rabu, 25 Januari 2023 - 05:50 WIB
loading...
A A A
Jerman telah menolak tekanan Barat yang terus meningkat untuk mengirimkan beberapa tank ke Ukraina. Menteri Pertahanan Jerman yang baru, Boris Pistorius, berulang kali meminta lebih banyak waktu dan bersikeras bahwa langkah itu akan membawa pro dan kontra untuk Berlin.

Secara total, ada sekitar 2.000 tank Leopard 2 yang tersebar di seluruh Eropa, pada berbagai tingkat kesiapan.

Beberapa negara Eropa yang memiliki beberapa tank Leopard 2, dipimpin Polandia, telah berupaya untuk mengekspornya kembali ke Ukraina bahkan jika Jerman tidak ikut serta. Namun keputusan Scholz dan Pistorius dianggap krusial karena tank-tank itu buatan Jerman dan Jerman biasanya mengontrol ekspor dan re-ekspor kendaraan lapis baja itu.

Tank Leopard 2 akan menjadi kendaraan tempur yang kuat untuk medan pertempuran Ukraina.

Baca: Polandia Minta Restu Jerman Kirim Tank Leopard 2 ke Ukraina

Setiap tank berisi senapan Smoothbore 120mm, dan senapan mesin 7,62mm; dapat mencapai kecepatan 70 km per jam (44 mph), atau 50 kmph saat off-road, menjadikan kemampuan manuver sebagai salah satu fitur utamanya. Dan ada perlindungan menyeluruh dari ancaman, termasuk alat peledak improvisasi, ranjau atau tembakan anti-tank, menurut pabrikan Jerman, Krauss-Maffei Wegmann.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved