AS Beri Sinyal Bakal Kirim Tank Abrams ke Ukraina

Rabu, 25 Januari 2023 - 03:03 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS tidak pernah mengambil kemungkinan pengiriman tank Amerika sepenuhnya dari meja, tetapi pejabat AS mengatakan secara terbuka minggu lalu bahwa sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengirim tank M1 Abrams seberat 70 ton karena harganya mahal dan memerlukan pelatihan yang signifikan untuk mengoperasikannya.

Tank-tank itu malah berulang kali dilayangkan sebagai opsi jangka panjang – bahkan ketika para kritikus mengatakan waktu yang tepat adalah sekarang, karena Ukraina bersiap untuk menghadapi kemungkinan Rusia akan memobilisasi lebih banyak pasukan dan meluncurkan serangan baru.

Presiden Ukraina Volodomyr Zelensky secara konsisten meminta sekutu Barat untuk memberikan tank modern saat negaranya mempersiapkan dukungan untuk serangan balasan besar-besaran Rusia yang diperkirakan akan terjadi di musim semi.

Inggris telah mengumumkan akan mengirim 12 tank Challenger 2 mereka ke Ukraina, melintasi apa yang sebelumnya tampak sebagai garis merah bagi AS dan sekutu Eropanya. Pengumuman AS yang mengirim tank akan meningkatkan tekanan pada Jerman karena memutuskan apakah akan mengizinkan transfer tank Leopard 2. Diyakini ada sekitar 2.000 tank Leopard 2 di Eropa dan Polandia pada hari Selasa secara resmi meminta Berlin untuk menyetujui transfer beberapa tanknya ke Ukraina.

Baca: Kremlin: Ragu Kirim Tank Leopard ke Ukraina Tanda Sekutu NATO Gugup

AS pada minggu lalu telah mengumumkan bantuan senilai USD2,5 miliar untuk Ukraina dan tampaknya tidak mungkin lagi mengumumkan pemberian bantuan. Paling mungkin penyediaan tank bagi Ukraina dapat berasal dari kontrak baru di bawah Prakarsa Bantuan Keamanan Ukraina (USAI) atau perbaikan tank M-1 Abrams dari negara lain seperti Polandia, yang baru-baru ini menutup kesepakatan untuk membeli lebih banyak tank Abrams dan telah sangat vokal dalam mendesak pengiriman tank ke Ukraina.

Skenario mana pun memberi AS lebih banyak waktu dan ruang untuk memperoleh, melatih, dan melengkapi Ukraina dengan tank yang kompleks itu untuk dioperasikan. Pasukan Ukraina sudah berlatih dengan sejumlah sistem senjata baru dan canggih. Daftar itu termasuk pelatihan rudal Patriot, tank Challenger 2 buatan Inggris, howitzer M109 dan banyak lagi, serta pelatihan senjata gabungan yang baru-baru ini dimulai di Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved