Fakta Rasmus Paludan, Pelaku Pembakar Alquran Asal Swedia

Selasa, 24 Januari 2023 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Tak hanya itu, Paludan juga sempat dilarang masuk ke Swedia selama dua tahun pada September 2020. Sementara pada Oktober di tahun yang sama, Paludan dilarang masuk ke Jerman untuk sementara waktu setelah ia mendeklarasikan rencana untuk menggelar unjuk rasa provokatif di Berlin.

Paludan bersama lima aktivis lainnya kembali ditangkap akibat aksi provokatif, yaitu ingin menyebarkan kebencian dengan membakar Alquran di Brussels, Belgia. Tak kapok juga, Rasmus Paludan pernah ditangkap di Prancis dan dideportasi pada November 2020.

Baca: Politisi Anti-Islam Rasmus Paludan Bakar Al-Qur'an, Begini Respons PM Swedia

5. Mendapat Ancaman Pembunuhan
Paludan mengungkapkan bahwa terdapat beberapa ancaman pembunuhan kepadanya, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Expressen pada Senin (23/1/2023). Ia mengatakan, dirinya sangat sedih karena begitu banyak orang yang mengancam akan membunuhnya. Pria 41 tahun itu pun tidak menyesali perbuatan anti Islam apapun karena menurutnya ada alasan politik yang penting baginya.

6. Lulusan Jurusan Hukum
Paludan merupakan lulusan jurusan hukum di Universitas Kopenhagen pada 2001. Ia mengungkapkan bahwa kuliahnya sempat terhenti karena kecelakaan hebat saat bersepeda yang menghantam dirinya, pada 2005. Akibat dari kecelakaan tersebut, Paludan mengalami cedera kepala serius dan harus menjalani sejumlah operasi. Kendati demikian, pria itu berhasil melewati masa kritis dan dapat kembali beraktivitas.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Hina Umat Islam, Pemukim...
Hina Umat Islam, Pemukim Israel Bakar Salinan Al-Quran di Yerusalem
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Negara NATO Ini Ingin...
Negara NATO Ini Ingin Beli Rudal yang Mampu Menghancurkan Rusia
Lupakan Pil, Dokter...
Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved