Protes Reformasi Pengadilan Netanyahu, Ratusan Ribu Orang Turun ke Jalan Tel Aviv

Minggu, 22 Januari 2023 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Banyak yang memfokuskan oposisi pada apa yang mereka lihat sebagai serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sistem hukum; yang lain tentang apa yang mereka lihat sebagai serangan terhadap kehidupan sekuler di Israel, dengan kira-kira setengah dari koalisi terdiri dari partai-partai yang sangat taat beragama dan sayap kanan nasionalis-agama.

Yang lain memfokuskan kampanye mereka melawan pendudukan Israel atas Wilayah Palestina, tetapi ini tampaknya menjadi "suara" minoritas selama protes. BBC menyaksikan perkelahian kecil pecah ketika seorang pengunjuk rasa keberatan dengan pengunjuk rasa lain yang mengibarkan bendera Palestina.

Netanyahu sendiri menolak aksi protes itu, menuduh para peserta menyangkal keinginan konstituen.

"Dua bulan lalu terjadi demonstrasi besar-besaran, induk dari semua demonstrasi. Jutaan orang turun ke jalan untuk memilih dalam pemilu," ujarnya pekan lalu.

"Salah satu topik utama yang mereka pilih adalah mereformasi sistem peradilan," imbuhnya.

"Saya harus mengatakan bahwa ketika kami berada di oposisi, kami tidak menyerukan perang saudara dan tidak berbicara tentang penghancuran negara. Saya berharap para pemimpin oposisi melakukan hal yang sama," ujarnya.

Demonstrasi membawa garis pemisah lama di Israel kembali terbuka - antara sekuler dan taat agama, dan antara liberal dan nasionalis.

Benjamin Netanyahu menjadi lebih bergantung pada elemen paling ekstrem dari blok nasionalis-agama Israel, karena sekutu yang dulunya setia telah meninggalkannya. Diadili karena korupsi, dia ditinggalkan dalam posisi terlemahnya sebagai perdana menteri.

Baca: Ribuan Warga Israel Protes Pemerintahan Baru PM Netanyahu
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
Ribuan Umat Islam Inggris...
Ribuan Umat Islam Inggris Turun ke Jalan Lawan Gerakan Rasis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved