Pasukan Israel Kembali Tembak Mati Pria Palestina, Korban ke-18 sejak Awal 2023
Sabtu, 21 Januari 2023 - 16:55 WIB
loading...
Pasukan Israel tembak mati pria Palestina di Ramallah, Tepi Barat. Dia jadi orang ke-18 Palestina yang dibunuh pasukan Israel sejak awal 2023. Foto/REUTERS
A
A
A
RAMALLAH - Pasukan Israel menembak mati seorang pria Palestina di Ramallah, Tepi Barat, Sabtu (21/1/2023). Pria tersebut menjadi orang yang ke-18 yang dibunuh pasukan Zionis sejak awal 2023.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria itu sebagai Tariq Maali (42). Menurut kementerian tersebut, korban ditembak di barat laut kota Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Sedangkan militer Israel, seperti dikutip AP, mengeklaim pria itu tiba di pos terdepan dan mencoba menikam seorang warga sipil Israel. Media Israel juga melaporkan bahwa dia dipersenjatai dengan pisau.
Komunitas Palestina dan kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) menuduh Israel menggunakan kekuatan berlebihan terhadap warga Palestina, yang dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan serentetan penembakan, penusukan, dan serangan menabrakkan mobil.
Baca juga: Pasukan Israel Tembak Mati Guru Palestina saat Berikan Pertolongan Pertama
Militer Israel mengatakan tentara, dan dalam beberapa kasus warga sipil, menghadapi situasi yang rumit dan mengancam jiwa.
Kematian hari ini adalah yang terbaru dalam kekerasan berbulan-bulan antara Israel dan Palestina. Ketegangan meningkat di Tepi Barat, di mana militer Israel telah melakukan serangan penangkapan hampir setiap malam sejak musim semi lalu setelah gelombang serangan terhadap warga Israel menewaskan 19 orang. Sebanyak 10 orang Israel lainnya tewas dalam rangkaian serangan kedua akhir tahun lalu.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria itu sebagai Tariq Maali (42). Menurut kementerian tersebut, korban ditembak di barat laut kota Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Sedangkan militer Israel, seperti dikutip AP, mengeklaim pria itu tiba di pos terdepan dan mencoba menikam seorang warga sipil Israel. Media Israel juga melaporkan bahwa dia dipersenjatai dengan pisau.
Komunitas Palestina dan kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) menuduh Israel menggunakan kekuatan berlebihan terhadap warga Palestina, yang dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan serentetan penembakan, penusukan, dan serangan menabrakkan mobil.
Baca juga: Pasukan Israel Tembak Mati Guru Palestina saat Berikan Pertolongan Pertama
Militer Israel mengatakan tentara, dan dalam beberapa kasus warga sipil, menghadapi situasi yang rumit dan mengancam jiwa.
Kematian hari ini adalah yang terbaru dalam kekerasan berbulan-bulan antara Israel dan Palestina. Ketegangan meningkat di Tepi Barat, di mana militer Israel telah melakukan serangan penangkapan hampir setiap malam sejak musim semi lalu setelah gelombang serangan terhadap warga Israel menewaskan 19 orang. Sebanyak 10 orang Israel lainnya tewas dalam rangkaian serangan kedua akhir tahun lalu.
Lihat Juga :