Ajudan Zelensky: Polisi Rahasia Ukraina Tembak Mati Orang yang Selamatkan Kiev
Jum'at, 20 Januari 2023 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pelacur Bertarif Rp38 Juta Semalam Banjiri Davos, Hibur Tamu Forum Ekonomi Dunia
Bankir itu setia kepada Kiev, mengumpulkan dana untuk pertempuran "brigade sukarelawan" Ukraina di Donbass setelah 2014, dan "menikmati peran 007," menurut teman dan rekannya.
Budanov mengatakan dia telah merekrut Kireev pada 2021 karena kontak bisnisnya dengan Rusia, dan menerima informasi berguna darinya selama berbulan-bulan sebelum konflik meningkat.
“Jika bukan karena Kireev, kemungkinan besar Kiev akan direbut,” papar Budanov kepada WSJ.
Kireev datang ke Budanov pada 23 Februari dan mengatakan Rusia akan "menyerang" keesokan harinya, dengan tujuan utama merebut Bandara Antonov di Gostomel, dekat Kiev.
“Laporan itu memberi Ukraina beberapa jam yang berharga untuk memindahkan pasukan untuk melawan serangan Rusia dan akhirnya melumpuhkan bandara, menyelamatkan ibu kota,” ujar jenderal itu.
Budanov mengatakan dia telah meminta Kireev menghadiri pembicaraan gencatan senjata di Belarusia, karena dia secara pribadi mengenal dua anggota delegasi Rusia.
Dia difoto saat pembicaraan, dan SBU curiga. Malam sebelum pembicaraan putaran kedua, Kireev menerima telepon dari perwira kontraintelijen SBU, Alexander Poklad.
Bankir itu setia kepada Kiev, mengumpulkan dana untuk pertempuran "brigade sukarelawan" Ukraina di Donbass setelah 2014, dan "menikmati peran 007," menurut teman dan rekannya.
Budanov mengatakan dia telah merekrut Kireev pada 2021 karena kontak bisnisnya dengan Rusia, dan menerima informasi berguna darinya selama berbulan-bulan sebelum konflik meningkat.
“Jika bukan karena Kireev, kemungkinan besar Kiev akan direbut,” papar Budanov kepada WSJ.
Kireev datang ke Budanov pada 23 Februari dan mengatakan Rusia akan "menyerang" keesokan harinya, dengan tujuan utama merebut Bandara Antonov di Gostomel, dekat Kiev.
“Laporan itu memberi Ukraina beberapa jam yang berharga untuk memindahkan pasukan untuk melawan serangan Rusia dan akhirnya melumpuhkan bandara, menyelamatkan ibu kota,” ujar jenderal itu.
Budanov mengatakan dia telah meminta Kireev menghadiri pembicaraan gencatan senjata di Belarusia, karena dia secara pribadi mengenal dua anggota delegasi Rusia.
Dia difoto saat pembicaraan, dan SBU curiga. Malam sebelum pembicaraan putaran kedua, Kireev menerima telepon dari perwira kontraintelijen SBU, Alexander Poklad.
Lihat Juga :