Profesor Seni Gugat Universitas AS yang Memecatnya Terkait Gambar Nabi Muhammad

Kamis, 19 Januari 2023 - 15:34 WIB
loading...
A A A
"Demi kepentingan mendengar dari dan mendukung mahasiswa Muslim kami, bahasa yang digunakan tidak mencerminkan sentimen kami terhadap kebebasan akademik. Berdasarkan semua yang telah kami pelajari, kami telah menetapkan bahwa penggunaan istilah 'Islamofobia' oleh kami cacat. "

“Kami sangat mendukung kebebasan akademik untuk semua anggota komunitas Hamline. Kami juga percaya bahwa kebebasan akademik dan dukungan untuk mahasiswa dapat dan harus berdampingan,” imbuh pernyataan mereka.

"Bagaimana dualitas ini dicontohkan di kampus kami, terutama di lingkungan multikultural saat ini di mana kita hidup, adalah percakapan yang menarik, kuat, dan jujur untuk dimiliki oleh akademisi, intelektual, mahasiswa, dan publik."

Pernyataan itu tidak membahas gugatan sang profesor, tetapi mengatakan universitas sangat mendukung kebebasan akademik, yang harus berdampingan dengan dukungan bagi mahasiswa.

Universitas berencana untuk mengadakan dua percakapan publik dalam beberapa bulan mendatang, satu tentang kebebasan akademik dan perawatan mahasiswa dan satu lagi tentang kebebasan akademik dan agama.

Oktober lalu, López Prater menunjukkan lukisan abad ke-14 yang menggambarkan Nabi Muhammad dalam pelajaran seni Islam. Bagi banyak Muslim, penggambaran visual Nabi Muhammad melanggar keyakinan mereka--sesuatu yang diketahui López Prater.

Menurut gugatan tersebut, silabus kuliah López Prater menyertakan catatan bahwa mahasiswa akan melihat gambar tokoh agama, termasuk Nabi Muhammad.

Silabus juga menyertakan tawaran untuk bekerja dengan mahasiswa yang tidak nyaman melihat gambar-gambar itu.

Dia juga memperingatkan kelas segera sebelum menunjukkan penggambaran Nabi Muhammad.

Dia mengatakan dalam wawancara media minggu lalu bahwa tujuannya adalah untuk mengajar mahasiswa tentang "keragaman yang kaya" dari sikap terhadap citra tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved