Sekjen PBB Sebut Program Nuklirnya Berbahaya, Korut Naik Pitam

Minggu, 15 Januari 2023 - 09:55 WIB
“Program senjata nuklir yang melanggar hukum yang dilakukan oleh Republik Rakyat Demokratik Korea adalah bahaya yang jelas dan nyata, mendorong risiko dan ketegangan geopolitik ke ketinggian baru,” kata Guterres pada pertemuan Dewan Keamanan tentang aturan hukum yang diketuai oleh menteri luar negeri Jepang Yoshimasa Hayashi.

Menanggapi pernyataan Sekjen PBB itu, Pyongyang pada Sabtu malam merilis pernyataan yang menuduh Guterres memiliki standar ganda yang khas dan melakukan tindakan berbahaya yang menghancurkan kepercayaan komunitas dunia di PBB.

Pernyataan tersebut juga mengatakan Guterres mengabaikan penumpukan senjata yang sembrono oleh AS yang terus-menerus membawa segala macam serangan nuklir ke Semenanjung Korea dan wilayah tersebut.

Dilansir dari Al Arabiya, Minggu (15/1/2023), pernyataan Korut itu dikaitkan dengan Jo Chol-su, seorang pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Pyongyang.

Jo juga menuduh Jepang tidak memiliki kualifikasi moral dan hukum untuk menjadi bagian dari Dewan Keamanan PBB karena masa perang dan masa kolonialnya.

Baca: Terancam Korut, Korsel Ingin Bikin Senjata Nuklir Sendiri
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!