Korsel-AS Gelar Latihan Militer Gabungan Dekat Perbatasan Korut
Minggu, 15 Januari 2023 - 04:30 WIB
Korsel-AS Gelar Latihan Militer Gabungan Dekat Perbatasan Korut. FOTO/Reuters
SEOUL - Di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) mengadakan latihan militer bersama di dekat perbatasan antar-Korea, media lokal melaporkan pada Sabtu (14/1/2023).
“Unit tentara canggih Korsel yang dipersenjatai dengan senjata mutakhir dan Tim Tempur Brigade Stryker dari Divisi Infanteri ke-2 AS ikut serta dalam latihan selama dua minggu di kota perbatasan Paju,” Kantor Berita Yonhap melaporkan.
Baca: Terancam Korut, Korsel Ingin Bikin Senjata Nuklir Sendiri
Sekitar 800 tentara dari kedua negara yang dikerahkan di sana pada November tahun lalu telah mengambil bagian dalam latihan yang dimulai pada 2 Januari, melibatkan berbagai sistem persenjataan termasuk kendaraan lapis baja tipe roda K808 Angkatan Darat Korea Selatan, yang disebut "Baekho", kendaraan tempur Stryker serta drone pengintai dan rudal anti-tank Hyungung.
“Melalui pelatihan ini, (kami) dapat membuat metode operasional Brigade Demonstrasi TIGER Angkatan Darat lebih konkret dan memverifikasi inter-operabilitasnya dengan pasukan gabungan,” kata agensi tersebut mengutip Letnan Kolonel Lee Jae-yong, komandan batalion unit TIGER.
Militer Korsel meluncurkan brigade TIGER tahun lalu sebagai bagian dari strateginya untuk mempersiapkan perang di masa depan sambil menggunakan dan memperluas penggunaan sistem senjata mutakhir, seperti drone bertenaga kecerdasan buatan, peralatan tempur berteknologi tinggi untuk tentara dan kendaraan tempur lapis baja yang sangat mobile, kata laporan itu.
“Unit tentara canggih Korsel yang dipersenjatai dengan senjata mutakhir dan Tim Tempur Brigade Stryker dari Divisi Infanteri ke-2 AS ikut serta dalam latihan selama dua minggu di kota perbatasan Paju,” Kantor Berita Yonhap melaporkan.
Baca: Terancam Korut, Korsel Ingin Bikin Senjata Nuklir Sendiri
Sekitar 800 tentara dari kedua negara yang dikerahkan di sana pada November tahun lalu telah mengambil bagian dalam latihan yang dimulai pada 2 Januari, melibatkan berbagai sistem persenjataan termasuk kendaraan lapis baja tipe roda K808 Angkatan Darat Korea Selatan, yang disebut "Baekho", kendaraan tempur Stryker serta drone pengintai dan rudal anti-tank Hyungung.
“Melalui pelatihan ini, (kami) dapat membuat metode operasional Brigade Demonstrasi TIGER Angkatan Darat lebih konkret dan memverifikasi inter-operabilitasnya dengan pasukan gabungan,” kata agensi tersebut mengutip Letnan Kolonel Lee Jae-yong, komandan batalion unit TIGER.
Militer Korsel meluncurkan brigade TIGER tahun lalu sebagai bagian dari strateginya untuk mempersiapkan perang di masa depan sambil menggunakan dan memperluas penggunaan sistem senjata mutakhir, seperti drone bertenaga kecerdasan buatan, peralatan tempur berteknologi tinggi untuk tentara dan kendaraan tempur lapis baja yang sangat mobile, kata laporan itu.
Lihat Juga :