Amerika Serikat Jadi Tuan Rumah Pertemuan Pemuja Setan Terbesar dalam Sejarah
Selasa, 10 Januari 2023 - 20:12 WIB
Baca juga: Seorang Kardinal Ungkap Rencana Rahasia Gulingkan Paus Fransiskus
Setelah mengadakan SatanCon pertama tahun lalu di Arizona, The Satanic Temple (TST) memindahkan acara tersebut lebih dekat ke kantor pusat internasionalnya di Salem, yang dikenal dengan "pengadilan penyihir" di akhir tahun 1600-an. Kuil Setan mengklaim memiliki sekitar 2.500 anggota di wilayah Boston.
Kelompok itu bersikeras tidak benar-benar percaya pada iblis, dan misi resminya adalah untuk “mendorong kebajikan dan empati di antara semua orang, menolak otoritas tirani, mengadvokasi akal sehat dan keadilan praktis, dan diarahkan oleh hati nurani manusia untuk melakukan pekerjaan mulia.”
Mereka juga menyatakan aborsi sebagai hak dasar agama, dan berpendapat setiap undang-undang negara yang membatasi praktik tersebut mendiskriminasi anggota mereka secara tidak adil.
Baca juga: Negara Uni Eropa Ini Terapkan Kembali Wajib Militer
Setelah mengadakan SatanCon pertama tahun lalu di Arizona, The Satanic Temple (TST) memindahkan acara tersebut lebih dekat ke kantor pusat internasionalnya di Salem, yang dikenal dengan "pengadilan penyihir" di akhir tahun 1600-an. Kuil Setan mengklaim memiliki sekitar 2.500 anggota di wilayah Boston.
Kelompok itu bersikeras tidak benar-benar percaya pada iblis, dan misi resminya adalah untuk “mendorong kebajikan dan empati di antara semua orang, menolak otoritas tirani, mengadvokasi akal sehat dan keadilan praktis, dan diarahkan oleh hati nurani manusia untuk melakukan pekerjaan mulia.”
Mereka juga menyatakan aborsi sebagai hak dasar agama, dan berpendapat setiap undang-undang negara yang membatasi praktik tersebut mendiskriminasi anggota mereka secara tidak adil.
Baca juga: Negara Uni Eropa Ini Terapkan Kembali Wajib Militer
Lihat Juga :