Alasan Zelensky Dipilih Time Sebagai Person of The Year 2022
Jum'at, 30 Desember 2022 - 06:01 WIB
Hingga pada akhirnya pasukan Ukraina berhasil memukul mundur Rusia dalam serangan ke Ibu Kota tersebut.
Keputusan kedua adalah ketika Zelensky memulai pidato malam yang disiarkan di media sosial. Sebelum invasi dimulai, dia sempat berkata, "Dengarkanlah suara kami," lalu menambahkan, "Rakyat Ukraina menginginkan perdamaian."
Baca juga: Terlibat Pencucian Uang, Oligarki Ukraina Ditahan di Resor Ski Prancis
Zelensky juga mengungkapkan, "Putin memulai perang melawan Ukraina dan melawan seluruh dunia demokrasi. Dia ingin menghancurkan negara kami dan semua yang telah kami bangun, tetapi kami tahu kekuatan rakyat Ukraina.”
Sejak saat itu Zelensky mulai menyampaikan pidato dan permohonan bantuan militer pada Kongres Amerika Serikat (AS), Parlemen Inggris, Uni Eropa (UE) dan banyak negara lainnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih pada pihak pihak yang telah memberikan bantuan dan mendukung Ukraina.
"Zelensky benar-benar menggembleng dunia dengan cara yang belum pernah kita lihat dalam beberapa dekade," papar Edward Felsenthal, pemimpin redaksi Time.
Keputusan kedua adalah ketika Zelensky memulai pidato malam yang disiarkan di media sosial. Sebelum invasi dimulai, dia sempat berkata, "Dengarkanlah suara kami," lalu menambahkan, "Rakyat Ukraina menginginkan perdamaian."
Baca juga: Terlibat Pencucian Uang, Oligarki Ukraina Ditahan di Resor Ski Prancis
Zelensky juga mengungkapkan, "Putin memulai perang melawan Ukraina dan melawan seluruh dunia demokrasi. Dia ingin menghancurkan negara kami dan semua yang telah kami bangun, tetapi kami tahu kekuatan rakyat Ukraina.”
Sejak saat itu Zelensky mulai menyampaikan pidato dan permohonan bantuan militer pada Kongres Amerika Serikat (AS), Parlemen Inggris, Uni Eropa (UE) dan banyak negara lainnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih pada pihak pihak yang telah memberikan bantuan dan mendukung Ukraina.
"Zelensky benar-benar menggembleng dunia dengan cara yang belum pernah kita lihat dalam beberapa dekade," papar Edward Felsenthal, pemimpin redaksi Time.
Lihat Juga :