China Sebut AS Ancaman Langsung Bagi Dunia
Minggu, 25 Desember 2022 - 12:04 WIB
Program pengeluaran militer AS senilai USD858 miliar atau sekitar Rp13 ribu triliun untuk tahun fiskal 2023, yang mengesahkan USD10 miliar (Rp155 triliun) dalam bantuan keamanan dan pengadaan senjata jalur cepat untuk Taiwan.
China menilai kebijakan itu adalah satu lagi dalam serangkaian langkah provokatif yang sangat membahayakan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan serta meningkatkan risiko konfrontasi militer China-AS.
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China lebih lanjut berjanji untuk dengan tegas menjaga reunifikasi nasional dan integritas wilayah negara. Mereka memperingatkan bahwa Washington tidak punya pilihan lain selain menghormati kepentingan inti dan perhatian utama China.
Baca: Blinken Akan Minta Bantuan China Rayu Korut Kembali ke Meja Perundingan
Taiwan telah diperintah sendiri sejak 1949, tetapi tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan dari Beijing, dengan China melihatnya sebagai bagian dari wilayahnya.
China menilai kebijakan itu adalah satu lagi dalam serangkaian langkah provokatif yang sangat membahayakan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan serta meningkatkan risiko konfrontasi militer China-AS.
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China lebih lanjut berjanji untuk dengan tegas menjaga reunifikasi nasional dan integritas wilayah negara. Mereka memperingatkan bahwa Washington tidak punya pilihan lain selain menghormati kepentingan inti dan perhatian utama China.
Baca: Blinken Akan Minta Bantuan China Rayu Korut Kembali ke Meja Perundingan
Taiwan telah diperintah sendiri sejak 1949, tetapi tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan dari Beijing, dengan China melihatnya sebagai bagian dari wilayahnya.
Lihat Juga :