Natal 'Lahir Kembali' di Bethlehem
Minggu, 25 Desember 2022 - 09:18 WIB
Baca: Paus Francis: Ingatlah Perang yang Melelahkan dan Orang Miskin
Michael al-Siriani, yang memiliki bengkel tembikar dan keramik, senang melihat turis berbondong-bondong kembali ke kotanya setelah dua tahun yang sulit, yang telah melihat hotel-hotel lokal yang berdiri kosong.
"Keadaan jauh lebih baik sekarang setelah pandemi virus Corona," katanya. "Selain itu, turis sudah mulai tidur di kota lagi," imbuhnya.
Otoritas Palestina, yang mengatur Tepi Barat yang diduduki Israel, membenarkan perasaan Siriani.
"Sejak awal tahun ini, khususnya sejak Maret, kami mulai menerima peziarah dan turis dari seluruh dunia," kata Menteri Pariwisata Palestina Rola Maayah kepada AFP.
“Hingga saat ini, kami telah menerima sekitar 700.000 wisatawan dari seluruh dunia,” ujarnya.
Sementara itu pada hari Sabtu, para peziarah berdoa dengan khusyuk di Gereja Kelahiran Yesus sementara yang lain berswafoto dengan mengenakan topi Sinterklas merah putih, beberapa jam sebelum misa tengah malam tradisional dan keinginannya untuk perdamaian.
Baca: Zelenksy: Rusia Kemungkinan Gempur Ukraina Lagi saat Natal
Michael al-Siriani, yang memiliki bengkel tembikar dan keramik, senang melihat turis berbondong-bondong kembali ke kotanya setelah dua tahun yang sulit, yang telah melihat hotel-hotel lokal yang berdiri kosong.
"Keadaan jauh lebih baik sekarang setelah pandemi virus Corona," katanya. "Selain itu, turis sudah mulai tidur di kota lagi," imbuhnya.
Otoritas Palestina, yang mengatur Tepi Barat yang diduduki Israel, membenarkan perasaan Siriani.
"Sejak awal tahun ini, khususnya sejak Maret, kami mulai menerima peziarah dan turis dari seluruh dunia," kata Menteri Pariwisata Palestina Rola Maayah kepada AFP.
“Hingga saat ini, kami telah menerima sekitar 700.000 wisatawan dari seluruh dunia,” ujarnya.
Sementara itu pada hari Sabtu, para peziarah berdoa dengan khusyuk di Gereja Kelahiran Yesus sementara yang lain berswafoto dengan mengenakan topi Sinterklas merah putih, beberapa jam sebelum misa tengah malam tradisional dan keinginannya untuk perdamaian.
Baca: Zelenksy: Rusia Kemungkinan Gempur Ukraina Lagi saat Natal
(ian)
Lihat Juga :