Aksi Protes Masuk Bulan Keempat, Demonstran Iran Kecam Keras Khamenei

Sabtu, 17 Desember 2022 - 14:35 WIB
Gambar lain dari Zahedan menunjukkan kerumunan pria, beberapa mengangkat poster dengan slogan-slogan anti-rezim, dan sekelompok wanita berpakaian hitam berbaris di jalan terdekat, juga meneriakkan slogan-slogan.

Sistan-Baluchestan, di perbatasan tenggara Iran dengan Afghanistan dan Pakistan, sering menjadi tempat kekerasan mematikan, bahkan sebelum aksi protes nasional meletus. Minoritas Baluchi di provinsi itu, yang menganut Islam Sunni, telah lama mengeluhkan diskriminasi.

Kelompok hak asasi HRANA yang berbasis di AS mengatakan ratusan orang berunjuk rasa setelah salat Jumat di Zahedan, yang telah mengalami protes mingguan sejak pasukan keamanan menewaskan lebih dari 90 orang di kota itu pada 30 September, dalam apa yang dijuluki "Jumat Berdarah."

Baca: Iran Vonis Penjara 400 Orang Atas Kerusuhan Teheran

Demonstrasi, yang sebagian besar berlangsung damai, telah ditanggapi dengan tindakan keras oleh pasukan keamanan Iran yang telah menewaskan sedikitnya 458 pengunjuk rasa, menurut jumlah yang dikeluarkan pada 7 Desember oleh IHR yang berbasis di Norwegia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!