Pejabat Elite Putin Kabur ke Kazakhstan Menghadapi Ekstradisi dan Penjara

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:54 WIB
Pada hari Senin, pengadilan lain di Astana memerintahkan Zhilin untuk 40 hari penahanan pra-sidang.

Yekaterina mengatakan pengacara dan kerabat suaminya mengajukan banding atas penolakan otoritas Kazakhstan untuk memberinya suaka pada akhir November.

“Rusia sangat tertarik pada pria yang tahu cara memegang senjata,” bunyi laporan Azattyq mengutip perkataan Yekaterina, yang dilansir The Moscow Times, Kamis (15/12/2022).

“Mereka akan mencoba memaksanya untuk berperang, jadi kami khawatir dia akan disiksa.”

Otoritas Rusia menolak permintaan pengunduran diri Zhilin dari FSO yang dia ajukan setelah Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari.

Kazakhstan telah berjanji untuk tidak mengekstradisi orang Rusia yang melarikan diri dari mobilisasi negara mereka kecuali mereka sedang dalam penyelidikan kriminal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!