Profil Jacinda Ardern, PM Selandia Baru yang Tertangkap Berbicara Kasar ke Musuh Politiknya

Rabu, 14 Desember 2022 - 20:00 WIB
Pada keberlanjutan kariernya, Jacinda Ardern bergabung dengan parlemen pada tahun 2008. Selama mengabdi di sana, dia dikenal sebagai advokat yang selalu memperjuangkan hak anak-anak, perempuan, serta seluruh WN Selandia Baru untuk mendapat pekerjaan layak.

Baca: Selandia Baru Kirim 120 Tentara ke Inggris untuk Latih 800 Prajurit Ukraina

Seiring waktu, nama Ardern mulai banyak dikenal dan berpengaruh. Pada bulan Agustus 2017, dia berhasil menjadi pemimpin Partai Buruh. Karismatik dan daya tariknya yang membumi membuatnya elektabilitas Partai Buruh meningkat. Pada akhirnya, Jacinda Ardern berhasil menjadi Perdana Menteri Selandia Baru di tahun 2017.

Dalam masa jabatannya yang berakhir di 2020, dia kembali terpilih untuk periode kedua dan akan berakhir di 2023 mendatang. Terbaru, Ardern tengah menjadi sorotan pasca tertangkap basah berbicara kurang sopan terhadap lawan politiknya yang bernama David Seymour.

Menyikapi kabar tersebut, kantor tempat Perdana Menteri bekerja tidak membantah komentar tersebut, dan anggota stafnya juga menyebut bahwa yang bersangkutan sudah meminta maaf. Pada akhirnya, Seymour juga sudah menerima permintaan maaf dan mengucapkan Selamat Natal kepada Jacinda Ardern.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!