Kremlin Tolak Mentah-mentah Tuntutan Zelensky
Rabu, 14 Desember 2022 - 05:40 WIB
Bagian terakhir mengacu pada 'formula perdamaian' sepuluh langkah yang dijelaskan Zelensky dalam pidato virtual di KTT para pemimpin G20 di Indonesia bulan lalu. Ini mengharuskan Rusia memenuhi sejumlah tuntutan Ukraina, termasuk melepaskan semua tanah yang dianggap Kiev berada di bawah kedaulatannya sendiri.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada saat itu mengatakan bahwa pidato Zelensky di G20 penuh dengan retorika militan, Russophobia dan agresif serta hanya menegaskan bahwa Kiev tidak berniat melanjutkan pembicaraan damai.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang berjanji untuk mendukung Ukraina "selama diperlukan" untuk mengalahkan Rusia di medan perang, menyambut keterbukaan Zelensky untuk perdamaian yang adil berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang diabadikan dalam Piagam PBB, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih.
Baca: Zelensky Ulangi 10 Tuntutan untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina, Ini Rinciannya
Sebelumnya, Peskov mengatakan bahwa Kiev harus mematuhi "realitas baru" dan mempertimbangkan bahwa Rusia memasukkan beberapa wilayah setelah referendum. Empat bekas wilayah Ukraina memilih untuk bergabung dengan Rusia musim gugur ini, dan Crimea melakukan hal yang sama pada 2014 setelah kudeta di Kiev.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada saat itu mengatakan bahwa pidato Zelensky di G20 penuh dengan retorika militan, Russophobia dan agresif serta hanya menegaskan bahwa Kiev tidak berniat melanjutkan pembicaraan damai.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang berjanji untuk mendukung Ukraina "selama diperlukan" untuk mengalahkan Rusia di medan perang, menyambut keterbukaan Zelensky untuk perdamaian yang adil berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang diabadikan dalam Piagam PBB, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih.
Baca: Zelensky Ulangi 10 Tuntutan untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina, Ini Rinciannya
Sebelumnya, Peskov mengatakan bahwa Kiev harus mematuhi "realitas baru" dan mempertimbangkan bahwa Rusia memasukkan beberapa wilayah setelah referendum. Empat bekas wilayah Ukraina memilih untuk bergabung dengan Rusia musim gugur ini, dan Crimea melakukan hal yang sama pada 2014 setelah kudeta di Kiev.
Lihat Juga :