Habis-habisan Bantu Ukraina, NATO Dihantam Krisis Senjata
Rabu, 14 Desember 2022 - 04:38 WIB
Sementara "grup kontak" untuk Ukraina difokuskan pada pengorganisasian pengiriman ke Kiev, kata Smith, NATO telah menugaskan Konferensi Direktur Persenjataan Nasional (CNAD) untuk menangani masalah penurunan stok di seluruh aliansi. Sementara itu, UE telah meluncurkan inisiatif terpisah yang ditujukan untuk industri militer.
“Banyak bunga bermekaran di sini,” kata Smith kepada CSIS, seraya menambahkan bahwa kuncinya adalah menemukan “jaringan ikat” sehingga UE, NATO, dan AS bekerja sama dan tidak bertentangan.
Dari penjelasan Smith, semua upaya ini ditujukan untuk membujuk industri militer di Barat untuk memperluas produksi.
AS dan sekutunya telah menyalurkan bantuan militer ke Ukraina sejak 2014, tetapi meningkatkan pengiriman amunisi, senjata kecil, dan senjata berat – termasuk tank dan artileri – mulai Februari, ketika konflik dengan Rusia meningkat.
Sejak itu, Moskow berkali-kali memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempersenjatai Kiev, dengan alasan itu hanya akan memperpanjang konflik yang sedang berlangsung.
Baca: Sekjen NATO Khawatir Perang Ukraina Bisa Jadi Konflik yang Lebih Luas
“Banyak bunga bermekaran di sini,” kata Smith kepada CSIS, seraya menambahkan bahwa kuncinya adalah menemukan “jaringan ikat” sehingga UE, NATO, dan AS bekerja sama dan tidak bertentangan.
Dari penjelasan Smith, semua upaya ini ditujukan untuk membujuk industri militer di Barat untuk memperluas produksi.
AS dan sekutunya telah menyalurkan bantuan militer ke Ukraina sejak 2014, tetapi meningkatkan pengiriman amunisi, senjata kecil, dan senjata berat – termasuk tank dan artileri – mulai Februari, ketika konflik dengan Rusia meningkat.
Sejak itu, Moskow berkali-kali memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempersenjatai Kiev, dengan alasan itu hanya akan memperpanjang konflik yang sedang berlangsung.
Baca: Sekjen NATO Khawatir Perang Ukraina Bisa Jadi Konflik yang Lebih Luas
Lihat Juga :