Andil Pangeran Mohammed bin Salman di Balik Tukar Tahanan AS-Rusia

Sabtu, 10 Desember 2022 - 08:07 WIB
Arab Saudi telah mencetak kemenangan diplomatik pada bulan September dengan mengamankan pembebasan bagi para petempur asing yang ditangkap di Ukraina, pada saat hubungan Riyadh dan Washington retak karena masalah hak asasi manusia (HAM), pasokan minyak dan Rusia.

Riyadh telah menolak tekanan Barat untuk membantu mengisolasi Rusia, sesama produsen minyak OPEC+.

Pangeran Faisal, pada konferensi pers selama kunjungan Presiden China Xi Jinping ke kerajaan itu, mengatakan Arab Saudi tidak percaya dalam memilih pihak, dan berusaha untuk bekerja sama dengan semua kekuatan ekonomi termasuk saingannya Amerika Serikat dan China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!