AS: Rusia Perluas dan Modernisasi Persenjataan Nuklirnya

Sabtu, 10 Desember 2022 - 07:43 WIB
Putin pada 21 September memperingatkan Barat bahwa dia tidak menggertak ketika dia mengatakan akan siap menggunakan senjata nuklir untuk membela Rusia.

Pada 30 September, dia mengatakan Amerika Serikat telah menciptakan preseden dengan menjatuhkan dua bom atom di Jepang pada tahun 1945.

Para pejabat Rusia mengatakan Barat telah berulang kali salah menafsirkan pernyataan Kremlin.

Sementara itu, Amerika Serikat telah memperingatkan Rusia atas konsekuensi dari penggunaan senjata nuklir.

Rusia dan Amerika Serikat akan mengadakan pembicaraan dalam beberapa pekan terakhir tentang perjanjian New START, kesepakatan yang membatasi jumlah hulu ledak nuklir yang dapat dikerahkan masing-masing.

Tetapi Moskow menarik diri menjelang pertemuan itu, menuduh Amerika Serikat melakukan perilaku beracun anti-Rusia dan mencoba memanipulasi perjanjian itu untuk keuntungannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!