Parlemen Terpecah, Lebanon Kembali Gagal Memilih Presiden

Kamis, 08 Desember 2022 - 23:15 WIB
Parlemen Terpecah, Lebanon Kembali Gagal Memilih Presiden. FOTO/Reuters
BEIRUT - Parlemen Lebanon yang terpecah gagal memilih presiden baru untuk kesembilan kalinya, Kamis (8/12/2022), meskipun kebuntuan politik merusak upaya untuk menyelamatkan ekonominya yang bangkrut.

Legislator akan bertemu lagi pada Kamis depan untuk mencoba mengisi kekosongan, menurut pernyataan di Kantor Berita Lebanon (NNA). Parlemen terbagi antara pendukung gerakan Hizbullah yang didukung Iran dan lawan-lawannya, tak satu pun dari mereka memiliki mayoritas yang jelas.



Baca: Sekjen Hizbullah Ingin Lebanon Miliki Presiden yang Menentang AS

“Mengadakan sesi setiap minggu tidak akan mengubah apa pun,” kata anggota parlemen Alain Aoun, dari Gerakan Patriotik Bebas (FPM) mantan presiden Michel Aoun, seperti dikutip dari AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!