Ukraina Diduga Invasi Balik Rusia, Penasihat Zelensky Ledek Moskow
Rabu, 07 Desember 2022 - 04:15 WIB
"Jika ya, mereka akan tahu: jika sesuatu diluncurkan ke wilayah udara negara lain, cepat atau lambat objek terbang tak dikenal akan kembali ke titik keberangkatan," lanjut dia.
Seorang pejabat senior Ukraina dari lingkaran Zelensky, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada ABC News pada Selasa (6/12/2022) bahwa drone Ukraina memang telah menyerang pangkalan militer Rusia pada hari Senin.
Media Rusia melaporkan ledakan pada Senin pagi di pangkalan udara Engels-2 di wilayah Saratov di Rusia selatan. Pangkalan itu menampung pesawat pengebom berkemampuan nuklir Tu-95 dan Tu-60.
Ledakan lain terjadi di pangkalan militer Dyagilevo di Ryazan, sebuah kota yang berjarak kurang dari 150 mil dari Moskow dan juga menampung pesawat pengebom Tu-95.
Media pemerintah Rusia awalnya melaporkan bahwa sebuah tanker bahan bakar meledak di pangkalan tersebut, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya lima lainnya.
Para pejabat Rusia awalnya menghindari mengomentari ledakan itu, tetapi pada Senin malam Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone Ukraina buatan Soviet telah menyebabkan ledakan tersebut.
Seorang pejabat senior Ukraina dari lingkaran Zelensky, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada ABC News pada Selasa (6/12/2022) bahwa drone Ukraina memang telah menyerang pangkalan militer Rusia pada hari Senin.
Media Rusia melaporkan ledakan pada Senin pagi di pangkalan udara Engels-2 di wilayah Saratov di Rusia selatan. Pangkalan itu menampung pesawat pengebom berkemampuan nuklir Tu-95 dan Tu-60.
Ledakan lain terjadi di pangkalan militer Dyagilevo di Ryazan, sebuah kota yang berjarak kurang dari 150 mil dari Moskow dan juga menampung pesawat pengebom Tu-95.
Media pemerintah Rusia awalnya melaporkan bahwa sebuah tanker bahan bakar meledak di pangkalan tersebut, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya lima lainnya.
Para pejabat Rusia awalnya menghindari mengomentari ledakan itu, tetapi pada Senin malam Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone Ukraina buatan Soviet telah menyebabkan ledakan tersebut.
Lihat Juga :