Pejabat Nuklir AS dan Aktivis LGBT Curi Koper Wanita di Bandara

Rabu, 30 November 2022 - 07:28 WIB
“Jika saya mengambil tas yang salah, saya akan dengan senang hati mengembalikannya, tetapi saya tidak memiliki pakaian untuk orang lain. Itu adalah pakaian saya ketika saya membuka tasnya,” ujar Brinton kepada polisi dalam wawancara awal, setelah kembali dari Eropa pada 9 Oktober.

Pejabat itu kemudian mengaku mengambil tas orang lain dan meninggalkan isinya di kamar hotel, meminta maaf karena tidak "sepenuhnya jujur".

Tidak ada pakaian yang ditemukan dari kamar hotel, dan korban tidak pernah mendapatkan kembali tasnya, bahkan setelah polisi menginstruksikan Brinton tentang cara melakukannya.

Nilai perkiraan tas dan isinya sekitar USD2.325, menurut pengaduan.

Brinton menarik perhatian internasional pada bulan Juni, setelah memposting di Twitter tentang menjadi "salah satu, jika bukan individu genderfluid pertama yang terbuka dalam kepemimpinan pemerintah federal," sebagai pegawai karir di Badan Eksekutif Senior.

Selain latar belakang dalam teknik nuklir dan mesin, bagaimanapun, Brinton memiliki reputasi publik lainnya yakni sebagai aktivis LGBT cross-dressing yang memberikan ceramah tentang "ketegaran".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!