Thailand Tunjuk Gubernur Wanita Muslim Pertama

Kamis, 17 November 2022 - 02:18 WIB
Baca: Pembantaian Tempat Penitipan Anak di Thailand: Kisah Anak 3 Tahun yang Selamat

Pemberontakan di Thailand selatan berawal pada tahun 1948 sebagai konflik etnis dan agama di wilayah sejarah Melayu Patani.

Menurut data pemerintah Provinsi Pattani Selatan, Yala, Narathiwat, dan Songkhla memiliki komunitas Melayu-Muslim yang besar – Patani – dengan 1,4 juta penduduk.

Pemerintah Thailand memberlakukan darurat militer di tiga provinsi mayoritas Muslim di Thailand selatan – Pattani, Narathiwat, dan Yala – menyusul kekerasan mematikan pada tahun 2004.

Menurut kelompok pemantau Deep South Watch, lebih dari 7.000 orang tewas dan 13.000 terluka dalam konflik bersenjata dari 2004-2020.

Baca: PM Thailand Perintahkan Perketat Aturan Kepemilikan Senjata
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!