AWG Adakan Bulan Solidaritas Palestina Selama Sebulan Penuh
Rabu, 16 November 2022 - 15:45 WIB
Baca juga: Israel Tolak Bantu FBI Selidiki Pembunuhan Jurnalis Palestina
Pada kegiatan BSP tahun ini, kata Zidan, kegiatanya selama satu bulanpenuhdisisi dengan berbagai acara seperti "gowes cinta Al-Aqsha", lomba futsal tingkat nasional seluruh jaringan AWG se-Indonesia, pengibaran bendera Indonesia dan Palestina di gunung Muria Kudus Jawa Tengah, perlombaan antar-santri dari mulai tingkat TK sampai dengan mahasiswa—termasuk membaca puisi, mewarnai, menggambar masjid Al-Aqsha, lomba pidato, dan lomba LCC.
"Ada juga pawai cinta Al-Aqsha dari tingkat TK sampai MA kemudian lomba memasak tumpeng antar-kelompok atau thoifahibu-ibu dan lomba membuat tugu masjid Al-Aqsha bagi bapak-bapak antar-riyasah," jelas Zidan.
Sementara itu, Ketua Biro AWG Cileungsi Arul Nasrullah AM menjelaskan bahwaHari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina bermula saat Palestina dan Israel terlibat pertentangan terkait wilayah dan telah berbagi perbatasan di sepanjang kota Yerusalem.
Selama beberapa dekade, kedua belah pihak berselisih untuk mempertahankan apa yang mereka yakini adalah bagian dari negaranya. Hal ini mendorong adanya kebutuhan untuk memisahkan kedua negara bagian dan membuat mereka merdeka.
Pada kegiatan BSP tahun ini, kata Zidan, kegiatanya selama satu bulanpenuhdisisi dengan berbagai acara seperti "gowes cinta Al-Aqsha", lomba futsal tingkat nasional seluruh jaringan AWG se-Indonesia, pengibaran bendera Indonesia dan Palestina di gunung Muria Kudus Jawa Tengah, perlombaan antar-santri dari mulai tingkat TK sampai dengan mahasiswa—termasuk membaca puisi, mewarnai, menggambar masjid Al-Aqsha, lomba pidato, dan lomba LCC.
"Ada juga pawai cinta Al-Aqsha dari tingkat TK sampai MA kemudian lomba memasak tumpeng antar-kelompok atau thoifahibu-ibu dan lomba membuat tugu masjid Al-Aqsha bagi bapak-bapak antar-riyasah," jelas Zidan.
Sementara itu, Ketua Biro AWG Cileungsi Arul Nasrullah AM menjelaskan bahwaHari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina bermula saat Palestina dan Israel terlibat pertentangan terkait wilayah dan telah berbagi perbatasan di sepanjang kota Yerusalem.
Selama beberapa dekade, kedua belah pihak berselisih untuk mempertahankan apa yang mereka yakini adalah bagian dari negaranya. Hal ini mendorong adanya kebutuhan untuk memisahkan kedua negara bagian dan membuat mereka merdeka.
Lihat Juga :