Rusia Gempur Fasilitas Energi, Ukraina Gelap Gulita
Rabu, 16 November 2022 - 02:46 WIB
Video yang diterbitkan oleh seorang ajudan presiden menunjukkan sebuah bangunan berlantai lima yang tampaknya tempat tinggal di Kiev terbakar, dengan api menjilati apartemen. Klitschko mengatakan unit pertahanan udara juga menembak jatuh beberapa rudal.
Serangan itu terjadi saat pihak berwenang sudah bekerja keras untuk membuat Kherson bangkit kembali setelah berhasil merebutnya kembali dari Rusia.
Direbutnya kembali Kherson memberikan pukulan menyengat ke Kremlin. Zelensky menyamakan direbutnya kembali Kherson dengan pendaratan pasukan sekutu di Prancis pada D-Day dalam Perang Dunia II, dengan mengatakan keduanya adalah peristiwa penting di akhir jalan menunju kemenangan.
Tetapi sebagian besar wilayah Ukraina di timur dan selatan tetap berada di bawah kendali Rusia, dan pertempuran terus berlanjut.
Zelensky memperingatkan kemungkinan berita yang lebih suram di masa akan datang.
“Di mana-mana, ketika kami membebaskan tanah kami, kami melihat satu hal – Rusia meninggalkan ruang penyiksaan dan penguburan massal. Berapa banyak kuburan massal yang ada di wilayah yang masih berada di bawah kendali Rusia?” tanya Zelensky.
Baca: Menlu Rusia: Syarat Ukraina untuk Pembicaraan Damai Tidak Realistis
Serangan itu terjadi saat pihak berwenang sudah bekerja keras untuk membuat Kherson bangkit kembali setelah berhasil merebutnya kembali dari Rusia.
Direbutnya kembali Kherson memberikan pukulan menyengat ke Kremlin. Zelensky menyamakan direbutnya kembali Kherson dengan pendaratan pasukan sekutu di Prancis pada D-Day dalam Perang Dunia II, dengan mengatakan keduanya adalah peristiwa penting di akhir jalan menunju kemenangan.
Tetapi sebagian besar wilayah Ukraina di timur dan selatan tetap berada di bawah kendali Rusia, dan pertempuran terus berlanjut.
Zelensky memperingatkan kemungkinan berita yang lebih suram di masa akan datang.
“Di mana-mana, ketika kami membebaskan tanah kami, kami melihat satu hal – Rusia meninggalkan ruang penyiksaan dan penguburan massal. Berapa banyak kuburan massal yang ada di wilayah yang masih berada di bawah kendali Rusia?” tanya Zelensky.
Baca: Menlu Rusia: Syarat Ukraina untuk Pembicaraan Damai Tidak Realistis
(ian)
Lihat Juga :