Serangan Rudal Houthi Tewaskan 6 Orang di Provinsi Lahj Yaman

Minggu, 13 November 2022 - 15:00 WIB
Pada hari Jumat, milisi mengabaikan tuntutan internasional untuk menghentikan serangan terhadap instalasi minyak yang dikendalikan pemerintah, mengulangi ancaman terhadap kapal tanker minyak yang mengangkut pengiriman minyak Yaman ke pasar luar negeri.

Baca: Yaman Minta Dunia Internasional Tekan Houthi untuk Hormati Gencatan Senjata

Hussein Al-Azzi, Wakil Menteri Luar Negeri Houthi, mengecam diplomat AS, Inggris, dan Prancis yang meminta milisi untuk berhenti menargetkan infrastruktur minyak, mengancam akan melanjutkan serangan sampai pemerintah Yaman setuju untuk berbagi pendapatan dari penjualan minyak.

“Sanaa akan terus menjaga aset rakyat dan tidak akan menyerah sampai semua aktivitas pencurian dan penjarahan berakhir dan lenyap sama sekali,” kata pejabat Houthi.

Bulan lalu, pemerintah Yaman menyatakan Houthi sebagai kelompok teroris dan menuntut agar masyarakat internasional mengikutinya. Langkah ini diambil setelah milisi melancarkan serangan pesawat tak berawak ke dua pelabuhan minyak di Hadramout dan Shabwa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!