Rusia Ancam Balas Jika Israel Pasok Senjata ke Ukraina

Senin, 07 November 2022 - 07:20 WIB
Dalam dugaan pengembangan hubungan lain antara Rusia dan Iran, CNN melaporkan pada Jumat bahwa Teheran telah meminta bantuan dari Kremlin untuk program nuklirnya jika gagal memulihkan kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan Barat.

Mengutip pejabat intelijen AS yang diberi pengarahan tentang masalah ini, CNN melaporkan bahwa Iran meminta Rusia untuk bahan nuklir dan bahan bakar yang dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk membangun senjata nuklir.

Namun, tidak jelas apakah Moskow—yang menentang prospek Iran yang bersenjata nuklir—telah setuju untuk membantu Teheran.

Delegasi PBB Iran dan Kementerian Luar Negeri Rusia tidak menanggapi permintaan CNN untuk mengomentari laporan tersebut.

Negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 tetap terhenti selama berbulan-bulan.

Pada Senin pekan lalu, utusan khusus AS untuk Iran Robert Malley mengatakan AS tidak membuang-buang waktu dalam mencoba untuk mengejar kesepakatan baru, menambahkan bahwa tidak ada gerakan dalam negosiasi sejak Iran memberlakukan syarat baru yang tidak terkait pada bulan Agustus.

“Itu benar-benar bukan fokus kami sekarang,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!