Kenya Dilanda Kekeringan Parah, Ratusan Gajah dan Zebra Mati Kehausan

Sabtu, 05 November 2022 - 19:45 WIB
“Kekeringan telah menyebabkan kematian satwa liar karena menipisnya sumber makanan serta kekurangan air,” jelas Malonza, Sekretaris Kabinet Kementerian Pariwisata, Satwa Liar dan Warisan, mengatakan pada konferensi pers. “Empat belas spesies telah terkena dampak kekeringan,” lanjutnya.

Baca: Banjir Landa Kenya di Tengah Pandemi Corona, 194 Tewas

Ekosistem yang terkena dampak terburuk adalah rumah bagi beberapa taman nasional, cagar alam, dan konservasi yang paling banyak dikunjungi di Kenya, termasuk daerah Amboseli, Tsavo, dan Laikipia-Samburu, menurut penulis laporan tersebut.

Mereka menyerukan sensus udara darurat satwa liar di Amboseli untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas tentang dampak kekeringan pada hewan liar di sana.

Pakar lain telah merekomendasikan penyediaan air dan jilatan garam segera di daerah yang terkena dampak. “Gajah, misalnya, minum 240 liter (63,40 galon) air per hari,” menurut Jim Justus Nyamu, direktur eksekutif Elephant Neighbors Center. Sedangkan untuk zebra Grevy, para ahli mendesak untuk meningkatkan penyediaan jerami.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!