AS-Korsel Latihan Serangan Udara 240 Pesawat, Ini Respons Korut
Selasa, 01 November 2022 - 13:20 WIB
Amerika Serikat dan Korea Selatan gelar latihan serangan udara yang melibatkan 240 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35. Foto/Ilustrasi/US Air Force via REUTERS
SEOUL - Pemerintah Korea Utara (Korut) yang dipimpin Kim Jong-un merespons keras latihan serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel).
Manuver yang diberi nama "Vigilant Storm" ini melibatkan sekitar 240 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35.
Kementerian Luar Negeri Korut pada Selasa (1/11/2022) menggambarkan latihan gabungan Washington-Seoul tersebut sebagai provokasi militer tanpa henti dan sembrono yang dirancang untuk mempersiapkan serangan terhadap Korea Utara.
Baca juga: AS-Korsel Latihan Serangan Udara, Kerahkan 240 Pesawat Termasuk Jet Siluman F-35
"Latihan udara gabungan—[tanda] sedang dalam persiapan untuk agresi yang terutama ditujukan untuk menyerang sasaran strategis DPRK," kata kementerian itu melalui seorang juru bicaranya yang dikutip KCNA.
DPRK adalah akronim untuk nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea.
Manuver yang diberi nama "Vigilant Storm" ini melibatkan sekitar 240 pesawat, termasuk jet tempur siluman F-35.
Kementerian Luar Negeri Korut pada Selasa (1/11/2022) menggambarkan latihan gabungan Washington-Seoul tersebut sebagai provokasi militer tanpa henti dan sembrono yang dirancang untuk mempersiapkan serangan terhadap Korea Utara.
Baca juga: AS-Korsel Latihan Serangan Udara, Kerahkan 240 Pesawat Termasuk Jet Siluman F-35
"Latihan udara gabungan—[tanda] sedang dalam persiapan untuk agresi yang terutama ditujukan untuk menyerang sasaran strategis DPRK," kata kementerian itu melalui seorang juru bicaranya yang dikutip KCNA.
DPRK adalah akronim untuk nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea.
Lihat Juga :