Wilayah Otonomi Muslim di Filipina Diterjang Badai, Puluhan Tewas

Selasa, 01 November 2022 - 05:00 WIB
“Saya sampai pada kesimpulan itu setelah berkonsultasi dengan DENR,” katanya, merujuk pada Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam. “Mereka bilang (kerusakan) tidak luas; itu sangat terlokalisasi,” lanjutnya.

Marcos Jr juga mengatakan, Maguindanao, Quezon dan Cavite adalah provinsi yang paling parah terkena dampaknya dan telah menyatakan keadaan bencana mereka sendiri.

Hampir 2 juta orang di lebih dari 5.100 desa di Filipina terkena dampak Nalgae, menurut data resmi, saat banjir membanjiri banyak provinsi dan kota dan membuat ratusan ribu orang mengungsi. Topan Noru telah merusak petak lahan pertanian negara itu hanya pada bulan September, menyebabkan kerusakan hampir USD51 juta.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!