Serangannya terhadap Kedubes Israel Digagalkan Mossad, Iran Frustrasi
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:57 WIB
Laporan Channel 12 hari Senin juga mengatakan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz di Iran, yang dituduhkan ke Israel, telah berhasil mengembalikan program pengayaan uranium Teheran selama dua tahun. Laporan ini mengutip perkiraan intelijen Barat.
Sebuah laporan oleh Channel 13 pada hari Minggu mengklaim serangan itu hanya membuat mundur pekerjaan program nuklir Iran selama satu tahun.
Seorang pejabat intelijen Timur Tengah yang dikutip oleh The New York Times, mengatakan ledakan kebarakan yang merusak sebuah bangunan yang digunakan untuk memproduksi sentrifugal di Natanz dipicu oleh "bom yang kuat" yang ditanam Israel.
Seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga mengatakan kepada surat kabar Amerika tersebut bahwa sebuah bahan peledak ledakan digunakan dalam insiden itu, tetapi tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab.
Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengecilkan spekulasi dengan mengatakan bahwa tidak semua yang terjadi di Iran dapat disalahkan pada Israel.
Iran mengakui hari Minggu bahwa Natanz mengalami kerusakan siginifikan akibat kebakaran pada pekan lalu. Awalnya, Teheran meremehkan insiden itu dengan mengklaim tidak merusak fasilitas nuklir. Namun, gambar-gambar satelit menunjukkan kehancuran yang meluas di fasilitas yang sensitif itu. (Baca juga: Iran Bersiap Eksekusi Agen Mossad yang Terlibat Pembunuhan Soleimani )
Sebuah laporan oleh Channel 13 pada hari Minggu mengklaim serangan itu hanya membuat mundur pekerjaan program nuklir Iran selama satu tahun.
Seorang pejabat intelijen Timur Tengah yang dikutip oleh The New York Times, mengatakan ledakan kebarakan yang merusak sebuah bangunan yang digunakan untuk memproduksi sentrifugal di Natanz dipicu oleh "bom yang kuat" yang ditanam Israel.
Seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga mengatakan kepada surat kabar Amerika tersebut bahwa sebuah bahan peledak ledakan digunakan dalam insiden itu, tetapi tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab.
Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengecilkan spekulasi dengan mengatakan bahwa tidak semua yang terjadi di Iran dapat disalahkan pada Israel.
Iran mengakui hari Minggu bahwa Natanz mengalami kerusakan siginifikan akibat kebakaran pada pekan lalu. Awalnya, Teheran meremehkan insiden itu dengan mengklaim tidak merusak fasilitas nuklir. Namun, gambar-gambar satelit menunjukkan kehancuran yang meluas di fasilitas yang sensitif itu. (Baca juga: Iran Bersiap Eksekusi Agen Mossad yang Terlibat Pembunuhan Soleimani )
Lihat Juga :