Demokrat Tarik Surat yang Desak Biden Kejar Perdamaian Ukraina-Rusia
Rabu, 26 Oktober 2022 - 08:01 WIB
Sekitar 30 anggota DPR dari Partai Demokrat, termasuk Ilhan Omar (Minnesota) dan Alexandria Ocasio-Cortez (New York), memberikan tanda tangan mereka pada surat yang dikirim ke Gedung Putih pada Senin (24/10/2022).
Dalam beberapa jam, Jayapal “mengklarifikasi” kaukus progresif masih mendukung “dukungan militer dan ekonomi” Biden untuk Kiev, dan pada Selasa sore, surat itu ditarik seluruhnya.
Dalam pernyataan, Jayapal menyalahkan staf karena mengeluarkan surat itu. Dia melanjutkan menjelaskan surat itu ditarik karena "menciptakan penampilan yang tidak menguntungkan" bahwa kaum progresif Demokrat sejalan dengan minoritas anggota parlemen Republik yang sedang tumbuh berbicara tentang pengurangan bantuan ke Ukraina.
DPR dan Senat Demokrat memilih dengan suara bulat mengalokasikan USD40 miliar bantuan militer dan ekonomi ke Kiev awal musim panas ini, dengan hanya 68 anggota Partai Republik di kedua kamar menentang.
Namun, dengan GOP tampaknya akan merebut kembali Kongres pada November, Pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy menyatakan pekan lalu bahwa mayoritas baru tidak “akan menulis cek kosong ke Ukraina.”
Dalam beberapa jam, Jayapal “mengklarifikasi” kaukus progresif masih mendukung “dukungan militer dan ekonomi” Biden untuk Kiev, dan pada Selasa sore, surat itu ditarik seluruhnya.
Dalam pernyataan, Jayapal menyalahkan staf karena mengeluarkan surat itu. Dia melanjutkan menjelaskan surat itu ditarik karena "menciptakan penampilan yang tidak menguntungkan" bahwa kaum progresif Demokrat sejalan dengan minoritas anggota parlemen Republik yang sedang tumbuh berbicara tentang pengurangan bantuan ke Ukraina.
DPR dan Senat Demokrat memilih dengan suara bulat mengalokasikan USD40 miliar bantuan militer dan ekonomi ke Kiev awal musim panas ini, dengan hanya 68 anggota Partai Republik di kedua kamar menentang.
Namun, dengan GOP tampaknya akan merebut kembali Kongres pada November, Pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy menyatakan pekan lalu bahwa mayoritas baru tidak “akan menulis cek kosong ke Ukraina.”
Lihat Juga :