Industri Nuklir AS Bisa Gagal Total Tanpa Pasokan Uranium Rusia
Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:02 WIB
Meski perusahaan tersebut tidak dikenakan sanksi Barat, sebagai bagian penting dari rantai pasokan bahan bakar nuklir global, perusahaan AS X-energi dan TerraPower yang memiliki kontrak negara untuk mengembangkan reaktor canggih, enggan membeli uranium Rusia.
"Kami memahami perlunya tindakan segera untuk mendorong pembentukan pasokan HALEU yang berkelanjutan dan didorong pasar," papar juru bicara Departemen Energi AS kepada Reuters.
Baca juga: IAEA Bersiap Periksa Dua Lokasi di Ukraina Terkait Tudingan Bom Kotor
Tidak jelas siapa yang dapat menggantikan HALEU Rusia yang dibutuhkan untuk bahan bakar sembilan dari sepuluh reaktor canggih yang didanai Washington.
Pada 2019, pemerintah AS memberikan kontrak biaya bersama untuk membangun fasilitas demonstrasi dengan Centrus, satu-satunya perusahaan di luar Rusia yang memiliki lisensi memproduksi jenis uranium ini.
Namun proyek yang dijadwalkan mulai tahun ini ditunda hingga 2023 dan akan memakan waktu setidaknya lima tahun sebelum mulai berproduksi.
"Kami memahami perlunya tindakan segera untuk mendorong pembentukan pasokan HALEU yang berkelanjutan dan didorong pasar," papar juru bicara Departemen Energi AS kepada Reuters.
Baca juga: IAEA Bersiap Periksa Dua Lokasi di Ukraina Terkait Tudingan Bom Kotor
Tidak jelas siapa yang dapat menggantikan HALEU Rusia yang dibutuhkan untuk bahan bakar sembilan dari sepuluh reaktor canggih yang didanai Washington.
Pada 2019, pemerintah AS memberikan kontrak biaya bersama untuk membangun fasilitas demonstrasi dengan Centrus, satu-satunya perusahaan di luar Rusia yang memiliki lisensi memproduksi jenis uranium ini.
Namun proyek yang dijadwalkan mulai tahun ini ditunda hingga 2023 dan akan memakan waktu setidaknya lima tahun sebelum mulai berproduksi.
Lihat Juga :