Kuburan Massal Korban Nazi di 'Hutan Kematian' Polandia
Rabu, 19 Oktober 2022 - 00:46 WIB
Antropolog Urszula Okularczyk menambahkan: "Penataan tangan menunjukkan bahwa para korban diikat sebelum mereka meninggal, tangan diikat ke belakang, mayat dilempar tanpa perawatan, dengan tidak hormat, dan jatuh satu di atas yang lain."
"Anda juga dapat melihat bahwa tengkorak dihancurkan oleh tembakan, sebagaimana dibuktikan oleh garis konsentris dan lubang khusus untuk bukaan masuk dan keluar," sambungnya.
"Kami belum dapat mengatakan apakah ada mayat lagi di bawah kerangka yang ditemukan ini. Hal ini mungkin," ujarnya.
"Banyak korban mengalami retak tengkorak dan tulang rahang," ungkapnya.
Daerah itu dijuluki 'hutan kematian' oleh penduduk setempat karena jumlah pembunuhan Nazi yang diyakini telah dilakukan di sana.
Di sinilah polisi Jerman yang berbasis di Jedwabne menyiksa dan membunuh korbannya.
Baca: Arloji Emas Adolf Hitler yang Dicuri Dijual Rp16 Miliar
"Hutan itu terletak sedikit di antah berantah, di antara desa-desa, jadi mudah untuk membawa orang-orang ini ke sana dan membunuh mereka dengan cara yang kejam," kata Wali Kota Jedwabne Adam Niebrzydowski.
"Anda juga dapat melihat bahwa tengkorak dihancurkan oleh tembakan, sebagaimana dibuktikan oleh garis konsentris dan lubang khusus untuk bukaan masuk dan keluar," sambungnya.
"Kami belum dapat mengatakan apakah ada mayat lagi di bawah kerangka yang ditemukan ini. Hal ini mungkin," ujarnya.
"Banyak korban mengalami retak tengkorak dan tulang rahang," ungkapnya.
Daerah itu dijuluki 'hutan kematian' oleh penduduk setempat karena jumlah pembunuhan Nazi yang diyakini telah dilakukan di sana.
Di sinilah polisi Jerman yang berbasis di Jedwabne menyiksa dan membunuh korbannya.
Baca: Arloji Emas Adolf Hitler yang Dicuri Dijual Rp16 Miliar
"Hutan itu terletak sedikit di antah berantah, di antara desa-desa, jadi mudah untuk membawa orang-orang ini ke sana dan membunuh mereka dengan cara yang kejam," kata Wali Kota Jedwabne Adam Niebrzydowski.
Lihat Juga :