Calon Penerus Putin: Warga Rusia Kabur dari Wajib Militer Adalah Pengkhianat

Rabu, 12 Oktober 2022 - 04:48 WIB
Perang di Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah memicu perlombaan baru untuk menggantikan Putin, menurut Carnegie Endowment for International Peace, sebuah lembaga think tank AS. Volodin dipandang sebagai pesaing potensial untuk menggantikan Putin.

Pernyataan Volodin datang ketika setidaknya 370.000 warga Rusia telah meninggalkan negara itu sejak keputusan mobilisasi parsial Putin diumumkan pada 21 September.

Mereka yang menghindari wajib militer melarikan diri ke negara-negara tetangga termasuk Georgia, Finlandia, Kazakhstan dan Mongolia.

Moskow telah membantah laporan 4 Oktober oleh Forbes bahwa sebanyak 700.000 orang Rusia telah meninggalkan negara itu sejak pengumuman Putin.

"Saya tidak memiliki angka pasti, tetapi tentu saja jauh dari apa yang diklaim di sana," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengumumkan pada 4 Oktober bahwa lebih dari 200.000 dari target 300.000 telah terdaftar sejauh ini.

Pembaruannya datang ketika Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan mengatakan bahwa lebih dari 200.000 orang Rusia telah datang ke negara itu sejak dekrit mobilisasi diumumkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!