DNA Berusia 1 Juta Tahun Ditemukan di Perairan Antartika
Selasa, 11 Oktober 2022 - 16:36 WIB
DNA berusia 1 juta tahun ditemukan di perairan Antartika. Foto/Ilustrasi/Sindonews
CANBERRA - Sebuah studi terbaru yang dipimpin University of Tasmania baru-baru ini menemukan DNA laut tertua yang pernah ditemukan di sedimen laut dalam di Laut Scotia yang terletak di utara Antartika.
Antartika adalah salah satu wilayah yang paling rentan terhadap perubahan iklim, yang menjadikannya prioritas studi bagi para ilmuwan yang tertarik pada ekosistem laut kutub.
Analisis DNA purba sedimen (sedaDNA) adalah teknik yang menguraikan organisme apa yang pernah hidup di laut dan kapan. Para peneliti mengklaim bahwa mempelajari sejarah organisme laut dapat membantu kita membuat prediksi tentang masa depan kehidupan laut dalam menghadapi perubahan iklim.
Baca: Israel Temukan 44 Koin Emas di Wilayah Bekas Taklukan Muslim
Antartika adalah salah satu wilayah yang paling rentan terhadap perubahan iklim, yang menjadikannya prioritas studi bagi para ilmuwan yang tertarik pada ekosistem laut kutub.
Analisis DNA purba sedimen (sedaDNA) adalah teknik yang menguraikan organisme apa yang pernah hidup di laut dan kapan. Para peneliti mengklaim bahwa mempelajari sejarah organisme laut dapat membantu kita membuat prediksi tentang masa depan kehidupan laut dalam menghadapi perubahan iklim.
Baca: Israel Temukan 44 Koin Emas di Wilayah Bekas Taklukan Muslim
Lihat Juga :