Pria Palestina Bunuh Tentara Wanita Israel di Yerusalem

Minggu, 09 Oktober 2022 - 13:42 WIB
Polisi Israel mengatakan mereka sedang mencari pelaku penyerangan, dengan pasukan khusus dan sebuah helikopter terlibat dalam pencarian itu. Polisi mengatakan Minggu pagi bahwa mereka menangkap satu orang karena dicurigai terlibat dalam serangan itu, tetapi terus melakukan perburuan.

"Hati kami malam ini bersama yang terluka dan keluarga mereka," kata Perdana Menteri Yair Lapid.

"Terorisme tidak akan mengalahkan kami. Kami juga kuat di malam yang sulit ini," imbuhnya seperti dilansir dari Fox News.

Israel merebut Yerusalem timur dalam perang Timur Tengah 1967 dan mencaplok daerah itu dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional. Zionis menganggap seluruh kota, termasuk Yerusalem timur, rumah bagi situs-situs suci terpenting kota itu, sebagai ibu kotanya. Palestina mengklaim Yerusalem timur sebagai ibu kota negara masa depan.

Israel telah melakukan serangan penangkapan setiap hari di Tepi Barat yang diduduki sejak serangkaian serangan mematikan Palestina di dalam wilayah Israel. Sebagian besar kegiatan militer telah difokuskan di kota-kota Palestina Jenin dan Nablus di Tepi Barat utara.

Baca: Kelompok HAM: Israel Tahan 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Sebelumnya Sabtu, militer Israel menembak dan membunuh dua remaja Palestina selama serangan penangkapan di kamp pengungsi Jenin, tempat bentrokan berulang antara pasukan Israel dan orang-orang bersenjata lokal dan penduduk. Kamp itu dikenal sebagai kubu militan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!