Raisi kepada Mahasiswa Iran: Jangan Biarkan Impian Musuh Jadi Kenyataan

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 20:42 WIB
Presiden Iran Ebrahim Raisi berbicara kepada mahasiswi di universitas Al-Zahra Teheran. Foto/France 24
TEHERAN - Presiden Iran, Ebrahim Raisi mengatakan, mahasiswa di negara itu tidak akan membiarkan mimpi palsu musuh menjadi kenyataan. Pernyataan itu dikeluarkan di tengah aksi protes yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini memasuki minggu keempat mereka.

Gelombang kerusuhan telah mengguncang Iran sejak wanita Kurdi berusia 22 tahun itu meninggal pada 16 September lalu. Itu terjadi setelah dia ditangkap oleh polisi moral di Teheran karena diduga gagal mematuhi aturan berpakaian ketat republik Islam itu untuk wanita.



Kekerasan jalanan telah menyebabkan puluhan kematian, sebagian besar pengunjuk rasa tetapi juga anggota pasukan keamanan, dan pertemuan telah dilaporkan di universitas dan sekolah di seluruh negeri.

"Musuh mengira bisa mengejar keinginannya di universitas, tidak menyadari bahwa mahasiswa dan profesor kami bangun dan tidak akan membiarkan mimpi palsu musuh menjadi kenyataan," kata Raisi, menurut pernyataan kepresidenan, seperti dikutip dari France 24, Sabtu (8/10/2022).

Baca: Organisasi Kedokteran Forensik Iran: Mahsa Amini Meninggal karena Sakit

Pernyataan Raisi datang ketika dia menghadiri upacara yang menandai awal tahun akademik di Al-Zahra Teheran, universitas khusus wanita pertama di Iran, yang didirikan pada 1964.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!